alexametrics

Puncak Bogor Mendung, TMA Bendung Katulampa Bertahan di Siaga Empat

loading...
Puncak Bogor Mendung, TMA Bendung Katulampa Bertahan di Siaga Empat
TMA di Bendung Katulampa Bogor berada diketinggian 50 cm.Foto/SINDOnews/Haryudi
A+ A-
BOGOR - Meski sempat beberapa kali diguyur hujan grimis dengan intensitas ringan di kawasan Puncak, Bogor, tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor sejak pagi bertahan di angka 50 cm atau level siaga empat, pada Jumat (21/2/2020).

Petugas Jaga Bendung Katulampa, M Jaenudin menjelaskan, saat ini tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB TMA bertahan 50 cm. "Kondisi ketinggian air ini terjadi sejak pukul 06.00 WIB hingga sekarang (13.08 WIB) dengan cuaca mendung di kawasan Katulampa," kata Jaenudin, Jumat (21/2/2020).

Dia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan TMA kembali naik seperti Kamis, 20 Februari 2020 kemarin yang mencapai 150 cm jika, kawasan hulu Sungai Ciliwung (Bogor, Puncak dan Cianjur/Bopunjur) diguyur hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat.



"Tapi sampai sekarang masih mendung dan diprediksi hujan bakal kembali turun pada sore hari, sesuai prediksi BMKG. Maka dari itu, warga yang tinggal dibantaran Sungai Ciliwung harus tetap waspada," ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan Stasiun Klimatologi Kelas III BMKG Citeko, Puncak, Kabupaten Bogor sempat mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Bopunjur pada Jumat (21/2/2020) tepatnya dimulai pukul 10.40 WIB berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir.

Tak hanya itu, hujan juga bakal disertai angin kencang pada pukul 10.50 WIB di wilayah Puncak, Cisarua dan sekitarnya. Bahkan dapat meluas ke Ciawi, Gadog, Megamendung, Cipanas dan sekitarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi pada Kamis, 20 Februari 2020 dini hari selama lebih dari lima jam membuat TMA Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor pada pukul 05.25 WIB sempat menyentuh angka 150 cm. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah di hilir Sungai Ciliwung, khususnya di Jakarta Timur mengalami kebanjiran, akibat air kiriman dari Bogor.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak