alexametrics

Penabrak Pengguna Skuter Ternyata GM Sekaligus Anak Pemilik Plaza di Bukittinggi

loading...
Penabrak Pengguna Skuter Ternyata GM Sekaligus Anak Pemilik Plaza di Bukittinggi
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
BUKITTINGGI - DH yang sudah ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan menabrak pengguna skuter listrik di kawasan Senayan, Jakarta, disebut-sebut menjabat sebagai general manager (GM) di sebuah pusat perbelanjaan milik orang tuanya di kawasan Taman Jam Gadang, ikon sekaligus pusat Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat.

Informasi yang diperoleh, DH menjabat sebagai general manager pusat perbelanjaan itu sejak dua bulan lalu, menggantikan kakaknya setelah adanya semacam kesepatakan pembagian harta. Meski menjabat sebagai general maneger, namun DH jarang masuk kantor. (Baca juga: Ditabrak Mobil, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas di Senayan)

Saat kantornya di plaza tersebut didatangi iNews TV tadi malam, memang dalam keadaan tutup. Namun salah seorang petugas di plaza membenarkan DH merupakan general manager di tempatnya bekerja.
DH merupakan putra dari salah satu anggota DPD asal Provinsi Sumatera Barat ini disebut-sebut akan maju sebagai kepala daerah Kota Bukittinggi Piilkada serentak 2020 mendatang.
Diketahui, DH telah ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan menabrak pengendara skuter listrik di kawasan Senayan, Minggu 10 November 2019. Dia mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alhokol. Meski demikian DH tidak dilakukan penahanan karena menurut polisi tersangka dianggap koperatif. (Baca juga: Tak Ditahan, Penabrak Pengguna Skuter Dikenakan Wajib Lapor)



Saat itu DH mengemudikan Toyota Camry dan menabrak pengguna skuter listrik hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu dirawat. Hasil pemeriksaan urine, DH positif mengonsumsi minuman beralkohol hingga menghilangkan konsentrasinya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak