alexametrics

Terus Menangis, Bayi 15 Bulan Tewas Dibanting Ayah Tiri

loading...
Terus Menangis, Bayi 15 Bulan Tewas Dibanting Ayah Tiri
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
BEKASI - Roni Andriawan (39) ayah tiri ini tega membanting bayi D yang baru berusia 15 ke tembok hingga tewas. Roni tega melakukan perbuatan tersebut lantaran sang anak tirinya itu terus menangis.

Kasubbag Humas Polrestro Bekasi, AKP Sunardi mengatakan, penganiayaan yang berakibat kematian bayi D ini terjadi di rumah pasangan suami istri Roni dan Danis Aprilia (39) di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Senin, 26 Agustus 2019 lalu.

Kasus penganiayaan ini terungkap setelah pihak RS Budi Asih melaporkan informasi mengenai kematian D yang janggal kepada kepolisian. Selanjutnya, petugas memeriksa Roni dan Danis guna mengungkap kasus tersebut.



"Roni awalnya berbelit-belit memberikan keterangan. Namun, akhirnya Roni mengakui telah menganiaya D hingga akhirnya sang bayi meninggal dunia," ujar Sunardi.

Dia menerangkan, ibunda korban mengaku baru mengetahui kondisi sang buah sudah tak sadarkan diri saat masuk kamar. Bayi D pun langsung dibawa ke klinik terdekat,oleh pihak klinik bayi D dirujuk ke RS Budi Asih.

Sayang, belum lama menjalani perawatan medis bayi D mengembuskan napas terakhir. "Hasil pemeriksaan medis bayi D mengalami kekerasan di bagian kepala. Ada pendarahan di kepala dan pembengkakan otak bagian dalam," terangnya.

Sunardi mengungkapkan, kepada penyidik Roni mengakui telah menganiaya bayi tersebut dengan cara membantingnya ke tembok berulang kali. "Penganiayaan ini dilakukan Roni lantaran bayi D rewel terus menangis. Kondisi bayi D saat itu memang sedang sakit," ujarnya.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Roni pun mendekam di tahanan Polrestro Bekasi.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak