alexametrics

Terjebak Dalam Mobil, Raja Tewas Kehabisan Oksigen

loading...
Terjebak Dalam Mobil, Raja Tewas Kehabisan Oksigen
Mobil tempat Raja kehabisan oksigen hingga menghembuskan napas terakhirnya. Foto/Yan Yusuf/KORAN SINDO
A+ A-
JAKARTA - Seorang balita bernama Mohammad Iqbal Daeng Raja (3), ditemukan tak bernyawa di sebuah mobil di parkiran Apartement Pluit Sea View, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu 20 Oktober 2018 sore.

Saat ditemukan saksi, Afandi Arfandi (26), mengatakan, jenazah Raja terlungkup di kursi tengah menggunakan kaos putih dan celana merah, tubuhnya melemas. Kuat dugaan ia tewas karena kehabisan oksigen.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Kompol Mustakim mengatakan, kejadian ini bermula ketika pihaknya mendapatkan informasi tentang bocah tewas di kawasan itu. Kala itu Afandi hendak pergi menggunakan mobil.

"Saat ditemukan tubuhnya sudah melemas," kata Mustakim ketika dikonfirmasi, Minggu (21/10/2018).

Hasil olah TKP sementara, Mustakim menjelaskan tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Mustakim menyakini bahwa Raja tewas karena kehabisan oksigen. Membuktikan hal itu, polisi sudah memeriksa Afandi dan mengautopsi Raja.

Mustakim melanjutkan hasil penyidikan sementara dan olah TKP yang dilakukan pihaknya. Kuat dugaan Raja masuk ke dalam mobil pada Jumat 19 Oktober 2018 siang. Kala itu, mobil habis pakai kakak ipar Afandi, Ruslan.

Ruslan diyakini tidak mengkunci pintu dan membuat Raja masuk mobil. "Mobil sekarang kan memiliki kunci otomatis, dalam 10 menit bila tak terkunci, akan mengkunci sendiri," kata Mustakim.

Raja sendiri bukan tanpa upaya, saat terkunci dalam mobil, ia berusaha mencopot kaca spion tengah, dan menggetokan ke kaca mobil. Upaya ini sia sia sebelum akhirnya tubuhnya melemas dan meninggal.

Ibunda Raja, Leha Rahmawati (28), menambahkan Raja sempat dilaporkan hilang ke Polsek Metro Penjaringan pada Jumat malam. Kala itu, anak pertamanya sempat hilang, saat bermain dengan teman temannya. "Kami pikir diculik," ucap Leha menahan tangis.

Leha yang mengaku tak percaya dengan kejadian ini merasa sangat terpukul. Ia tak percaya anaknya meninggal karena dirinya kurang mengawasi. Semestinya di hari Jumat, dirinya bisa berjaga dan mengawasi aktivitas sang anak.

Kini jenazah Raja sudah disemayamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Sejumlah keluarga, tetangga, hingga teman sepermainanya ikut mengantarkan dirinya ke liang lahat.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak