alexametrics

Beredar Spanduk Habib Rizieq dan PKS Dukung Khilafah, FPI: Itu Fitnah

loading...
Beredar Spanduk Habib Rizieq dan PKS Dukung Khilafah, FPI: Itu Fitnah
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab (HRS) sudah lama tak ada di Indonesia. Namun, saat ini ada spanduk yang menempelkan foto Habib Rizieq dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab (HRS) sudah lama tak ada di Indonesia. Namun, saat ini ada spanduk yang menempelkan foto Habib Rizieq dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Spanduk tersebut didapati di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018). Ada tiga spanduk yang mendukung sistem khilafah di Indonesia, dua di antaranya mencatut foto HRS dan satu lagi logo PKS.

Spanduk pertama bergambar Habib Rizieq dengan bertuliskan 'Indahnya Bersatu dalam Naungan Khilafah Islamiyah' bersanding dengan bendera HTI. Kedua, spanduk yang mencatut logo PKS juga mendukung sistem khilafah diterapkan di Indonesia yakni 'Membawa Misi Merubah Negara Demokrasi Menjadi Sistem Khilafah Islamiyah'.



Beredar Spanduk Habib Rizieq dan PKS Dukung Khilafah, FPI: Itu Fitnah


Anggota FPI, Habib Novel Bamukmin memastikan, spanduk itu tidak benar dan bukan dari FPI maupun Habib Rizieq Syihab. Saat ini, pihaknya sedang mencari oknum yang berupaya mengadu domba.

“Hoax itu, fitnah, adu domba. Kita lagi cari oknumnya. Kejadian ini bukan kali ini saja, akan tetapi sudah sering dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk memfitnah HB Rizieq. Nama dan jabatannya pun salah,” kata Novel saat dikonfirmasi, Kamis (3/5/2018).

Ia mengatakan spanduk yang dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu demi untuk kepentingan politik mereka.

Wakil Ketua Humas DPP PKS, Dedi Supriadi juga mengatakan spanduk yang beredar mengatasnamakan PKS mendukung khilafah tidak benar adanya. “Fitnah. Yang di Depok, Ketua DPD PKS Depok waktu itu menyatakan akan melaporkan ke pihak berwajib,” tandasnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak