alexametrics

Setelah Allianz, Kini Asuransi AXA Dilaporkan Nasabah ke Polisi

loading...
Setelah Allianz, Kini Asuransi AXA Dilaporkan Nasabah ke Polisi
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT AXA Financial Indonesia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh nasabahnya Tri Lasmono Sumantri (54). Tri melaporkan perusahaan asuransi tersebut klaimnya tidak bisa dicairkan.

Didampingi kuasa hukumnya Swardi Aritonang, Tri Lasmono Sumantri mengatakan, dirirnya merupakan peserta asuransi Maestro Elit Care pada AXA Financial Indonesia. Tri sudah dirugikan sebesar Rp500 juta, lantaran klaimnya tidak kunjung dibayarkan perusahaan asuransi tersebut dengan berbagai alasan.
 
"Saya menjadi peserta asuransi Maestro Elite Care AXA sejak 23 Agustus 2012 dengan Plan Silver yang katanya tipe asuransi elite. Preminya saja Rp28 juta setiap tahun. Tapi terus terang saya merasa tertipu perusahaan itu," kata Tri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/11/2017).  



Tri merasa dirugikan sejak 2016. Pasalnya setelah divonis mengidap kanker kelenjar getah bening stadium tiga tidak ada penggantian atau klaim yang dicairkan oleh AXA. "Saya dirawat di RS Siloam Semanggi. Ketika mulai dirawat di rumah sakit itu, saya serahkan kartu member AXA saya, diterima oleh pihak RS Siloam. Tapi setelah dirawat beberapa lama, secara sepihak AXA menolak meng-cover biaya perawatan saya itu," ujarsnya.

Padahal sesuai ketentuan polis AXA pada poin 14 disebutkan bahwa peserta asuransi Maestro Elit Care AXA mendapat hak pertanggungan pembayaran langsung setelah lima hari mendapat persetujuan dari pihak AXA. Namun faktanya, tiga klaim yang diajukan Tri kepada pihak AXA tidak ada satupun yang dibayarkan pihak AXA sampai saat ini.  

Bahkan, lanjut Tri, dalam poin 13 angka (2) disebutkan kalau peserta asuransi sudah telah menjalani pertangungan selama dua tahun berturut-turut maka tertanggung bisa mengklaim biaya penyakitnya selama lima tahun ke belakang sebelum tertanggung resmi menjadi peserta asuransi AXA.

"Iming-iming mereka memang menggiurkan semua. Bahkan saya dijanjikan bahwa peserta Maestro Elit Care AXA paling baik sedunia karena klaim dalam bentuk cashlees. Tapi bulshit semua. Karena saya malah diminta mengajukan reimburse. Artinya saya bayar sendiri dulu baru diajukan klaim. Itupun tidak ada pergantian sampai sekarang," jelasnya.

Alasan AXA kala itu menurut Tri, kalau penyakitnya itu adalah penyakit kritis yang harus ditelusuri selama 60 hari ke depan. "Padahal dalam klausul tidak pernah ada disebutkan soal penyakit-penyakit kritis," ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak