Ahok Minta Back-up Kejagung Hadapi Masalah Hukum
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta meminta back-up dari Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengurusi masalah hukum yang dihadapi pemerintah daerah dengan swasta.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, telah menemui Jaksa Agung HM Prasetyo untuk melakukan silaturahmi dan konsultasi permasalahan hukum serta menyamakan persepsi.
"Intinya kita minta back-up dari Kejagung untuk membantu kita mengahadapi permasalahan hukum dengan swasta," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (8/1/2015).
Ahok menyebutkan sejumlah kasus hukum yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta dengan swasta di antaranya, wanprestasi pengelolaan sampah TPST Bantar Gebang, sengketa lahan antara Bank DKI dengan Lippo.
"Back-up dari Kejagung sangat penting, karena kita sering kalah dengan swasta," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, telah menemui Jaksa Agung HM Prasetyo untuk melakukan silaturahmi dan konsultasi permasalahan hukum serta menyamakan persepsi.
"Intinya kita minta back-up dari Kejagung untuk membantu kita mengahadapi permasalahan hukum dengan swasta," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (8/1/2015).
Ahok menyebutkan sejumlah kasus hukum yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta dengan swasta di antaranya, wanprestasi pengelolaan sampah TPST Bantar Gebang, sengketa lahan antara Bank DKI dengan Lippo.
"Back-up dari Kejagung sangat penting, karena kita sering kalah dengan swasta," ujarnya.
(whb)