Ada Klinik Aborsi, Ahok Sindir Satpol PP
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengungkap praktik aborsi berkedok kantor pengacara di Cikini, Jakarta Pusat.
Sebaliknya, Ahok juga menyindir kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta yang seharusnya bisa melakukan pengawasan dan tidak hanya mengurusi tempat hiburan malam.
"Satpol PP harus aktif. Jangan satpol PP cuma urusannya datangi tempat hiburan. Satpol PP kan memang polisinya penegakan perda. Itu saja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/2/2016).
Mengenai klinik aborsi di Cikini yang berkedok kantor pengacara, Ahok meminta agar polisi langsung melakukan penutupan. "Tutup saja, izinnya," tegasnya.
Namun Ahok seharusnya ada kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang aktif untuk melihat hal seperti itu. Itu bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk penindakan.
PILIHAN:
Ahok: Daeng Azis Bisa Bayar Pengacara Hebat
Polisi Telusuri Aset Milik Daeng Azis Penguasa Kalijodo
Sebaliknya, Ahok juga menyindir kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta yang seharusnya bisa melakukan pengawasan dan tidak hanya mengurusi tempat hiburan malam.
"Satpol PP harus aktif. Jangan satpol PP cuma urusannya datangi tempat hiburan. Satpol PP kan memang polisinya penegakan perda. Itu saja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/2/2016).
Mengenai klinik aborsi di Cikini yang berkedok kantor pengacara, Ahok meminta agar polisi langsung melakukan penutupan. "Tutup saja, izinnya," tegasnya.
Namun Ahok seharusnya ada kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang aktif untuk melihat hal seperti itu. Itu bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk penindakan.
PILIHAN:
Ahok: Daeng Azis Bisa Bayar Pengacara Hebat
Polisi Telusuri Aset Milik Daeng Azis Penguasa Kalijodo
(ysw)