alexametrics

Tekan Kemacetan, Pemkab Bekasi Usulkan Pelayanan Sewa Sepeda

loading...
Tekan Kemacetan, Pemkab Bekasi Usulkan Pelayanan Sewa Sepeda
Warga mencoba layanan sepeda Gowes (Bike Sharing) di titik parkir sepeda Gowes, Bundaran HI, Jakarta. Foto: Isra Triansyah/SINDOphoto
A+ A-
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengusulkan pelayanan sewa sepeda atau bikesharing ke Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Sebab, wilayah dengan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut sangat layak dari segi infrastruktur untuk penggunaan sepeda oleh masyarakatnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna mengatakan, pemerintah sudah mengusulkan agar pelayanana sewa sepeda diadakan di wilayanya. Namun, program ini nantinya akan diterapkan antar kawasan industri. “Semoga disetujui, langkah awalnya di kawasan industri dulu,” katanya di Bekasi, Minggu (12/7/2020).

Menurut Yana, kawasan industri layak dijadikan percontohan karena dinilai telah memenuhi persyaratan untuk diterapkan selain titik strategis lainnya seperti di lingkungan instansi pemerintahan. Layananbike sharingini bisa dilakukan di kawasan seperti Jababeka, masyarakat nantinya bisa menggunakan sepeda ke Stadion Wibawa Mukti.

Kemudian,kata dia, dari Meikarta, Kawasan Lippo bisa menggunakan sepeda ke Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. “Serta titik strategis lainnya yang kini masih dalam pembahasan. Harapan kami secepatnya agar disetujui oleh pusat,” ujarnya. (Baca juga: Hadapi Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Gunakan Pendekatan Ilmiah)Yana menjelaskan, infrastruktur jalan serta fasilitas yang terdapat di kawasan industri Kabupaten Bekasi mendukung untuk penerapan layanan sewa sepeda ini. Sehingga, kedepanya hanya butuh dilengkapi dengan sarana penunjang seperti jalur khusus untuk sepeda serta tempat penyimpanan sepeda di setiap titik penyewaan.



Pemakaian sepeda menjadi tren masyarakat saat ini karena selain menyehatkan juga efektif mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. “Otomatis juga dapat mengurai kemacetan di wilayah kita terutama saat pergantianshiftkerja karyawan pabrik serta jam-jam sibuk, kondisi macet di Bekasi sudah sangat parah, jadi perlu adanya trobosan,” katanya.

Yana menambahkan usulanitu tengah dikaji BPTJ. Otoritas pengelola transportasi kawasan penyangga ibu kota tersebut sedang melakukan survei di wilayahnya. “Layananbike sharingini disambut baik. DariBPTJsedang survei ada tujuh kota atau kabupaten diusulkan. Semoga Kabupaten Bekasi mendapatkan itu,” ucapnya.



Jika disetujui BPTJ, pemerintah akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan setiap perusahaan di kawasan industri agar karyawan perusahaan bisa menggunakan sepeda menuju tempatnya bekerja. “Kita lihat dulu hasil survei BPTJ seperti apa nanti. Jika bisa terapkan bikesharing, kita akan lalukan MoU dengan perusahan,” tegasnya.
(mhd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak