alexametrics

Tolak RUU HIP, Massa JUBB Gelar Apel Siaga di Tanjung Priok

loading...
Tolak RUU HIP, Massa JUBB Gelar Apel Siaga di Tanjung Priok
Ratusan simpatisan yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis, Jakarta Utara Bergerak Bersatu (JUBB) gelar apel siaga tolak ideologi komunis di Jakut, Sabtu (11/7/2020). SINDOnews/Yohannes Tobing
A+ A-
JAKARTA - Ratusan simpatisan yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis, Jakarta Utara Bergerak Bersatu (JUBB) menggelar apel siaga menolak ideologi komunis di Jalan Yos Sudarso (Jalan Buntu), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (11/7/2020).

Pantauan SINDONews, massa yang tergabung dalam kesiapan apel tersebut diperkirakan berjumlah lebih dari 200 orang. Mereka dari berbagai elemen organisasi massa, seperti GMBI, FPI, dan Laskar Priok yang sebagian besar berasal dari wilayah Jakarta Utara. (Baca juga; Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Lampung Utara Datangi Kantor DPRD)

Sebelum memulai apel, para masa menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'. Setelah itu komando apel membacakan teks Pancasila diikuti seluruh massa yang hadir. Dalam apel mereka menyatakan menolak serta meminta DPR dan pemerintah mencabut RUU HIP dari Prolegnas.

"Karena Pancasila sudah final dan jangan diganggu gugat. Justru yang lebih bahaya itu adalah komunis," ungkap salah satu orator. (Baca juga; PDIP Copot Rieke untuk Pastikan RUU HIP dan Cipta Kerja Berlanjut)



Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Budi Cahyono mengungkapkan, sudah berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya untuk mengamankan kegiatan apel tersebut. "Dari Polda ada 103 personel dan Polres Jakut 102 Personel," kata Budi di lokasi.

Menurut Budi, Polisi akan mengawal untuk pengamanan dari kerumuman massa maupun penjagaan di sekitar jalan. "Supaya tidak ada pelanggaran hukum, sekaligus menjaga protokol kesehatan tetap jalan. Dalam hal ini tidak ada pengalihan maupun penutupan ruas jalan, semua lancar," tutupnya.
(wib)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak