Podcast Aksi Nyata Perindo: Pentingkah Label Komunitas saat Sumbang Bantuan Bencana? Ini Kata Indra Wu

Kamis, 01 Desember 2022 - 20:32 WIB
loading...
Podcast Aksi Nyata Perindo: Pentingkah Label Komunitas saat Sumbang Bantuan Bencana? Ini Kata Indra Wu
Wakil Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPW Partai Perindo DKI Jakarta Indra Wu saat menjadi pembicara pada Podcast Aksi Nyata Perindo, Kamis (1/12/2022). Foto: MPI/Syifa Fauziah
A A A
JAKARTA - Polemik pencopotan label komunitas keagamaan yang dilakukan ormas tertentu di tenda bantuan gempa Cianjur membawa keprihatinan banyak orang. Pemberian bantuan yang diniatkan untuk kemanusiaan justru dianggap lain oleh beberapa oknum.

Lantas sebenarnya pentingkah pemberian label suatu komunitas saat menyalurkan bantuan bencana?

Wakil Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPW Partai Perindo DKI Jakarta Indra Wu mengatakan jika pemberian sumbangan organisasi atau kelompok harus menggunakan label.
Baca juga: Perindo Operasikan Ambulans Gratis Bantu Korban Gempa Cianjur

“Karena di belakang mereka itu ada donatur. Misalnya tim Perindo di belakangnya ada donatur harus ada label, kalau nggak pakai label nanti asumsinya negatif. Kecuali perorangan itu nggak harus pakai label. Kalau pakai label etikanya nggak bagus dianggap pamer, kalau organisasi harus karena pertanggungjawaban,” ujar Indra Wu dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Kamis (1/12/2022).

Menurut dia, pemberian label penting untuk meminimalisir tindakan korupsi. “Donasi buat bencana alam itu riskan korupsi. Kalau nggak ada label, misalnya sekarang kita yang memberi bantuan itu nggak bisa turun ke lapangan, kita kasih (donasi) ke organisasi, kita mau tahu ke mana duit kita kok nggak ada label,” jelasnya.

Indra Wu memiliki pengalaman saat dirinya memberikan bantuan ke yayasan panti asuhan dan panti jompo. Saat itu, dia memberi donasi dengan uang pribadi dan tidak memakai label, tapi ketika dititipkan dari donatur dirinya harus memberi label.

“Kayak pas bencana Palu, ada donatur kasih ke saya dan saya kasih label. Saya bilang ke mereka (penerima bantuan) di balik saya ada donatur harus saya kasih label dan saya foto. Saya ada tanggung jawab ada nama dan harus dipublikasikan. Jadi menurut saya kalau organisasi buat label 100 persen harus,” ucapnya.
(jon)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2237 seconds (10.55#12.26)