Masyarakat Jakarta Diminta Lakukan Pengelolaan Sampah Plastik dengan Bijak

Kamis, 17 November 2022 - 14:06 WIB
loading...
Masyarakat Jakarta Diminta Lakukan Pengelolaan Sampah Plastik dengan Bijak
Sejumlah perusahaan di Jakarta terus berupaya mengatasi masalah sampah plastik dan kemasan pada lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Sampah masih menjadi persoalan serius di Jakarta. Sejumlah perusahaan di Jakarta terus berupaya mengatasi masalah sampah plastik dan kemasan pada lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Pola hidup dan konsumsi masyarakat terhadap produk yang menghasilkan sampah serta perlakuan terhadap sampah memberikan kontribusi signifikan terhadap menggunungnya timbunan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Apalagi, timbunan sampah di TPST Bantar Gebang kini sudah mencapai batas maksimal. Ketinggian sampah di area seluas 104 hektare itu mencapai 50 meter, dan sempat beberapa kali meledak.

Melihat kondisi tersebut, Blibli Cinta Bumi bersama Liberty Society yang merupakan sebuah social enterprise, menggelar eksibisi bertajuk Langkah Membumi di ASHTA District 8, Jakarta Selatan.

Berlangsung mulai dari 11 November hingga 4 Desember 2022, eksibisi yang mengusung pengalaman omnichannel ini mengajak para pengunjung mal dapat melihat dan memiliki beragam produk ramah lingkungan.

Eksibisi Langkah Membumi ini menjadi fase lanjutan dari gerakan eco-conscious tersebut, tak hanya bertujuan mengajak pelanggan dan seller untuk mengelola sampah plastik dan kemasan dengan bijak. Baca: Ini Perbedaan Jenis Sampah Plastik di Tiap Daerah Indonesia

Hal ini guna meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan, sekaligus juga melibatkan komunitas dan pengrajin untuk berinovasi membuat produk dari sampah yang bernilai tambah, sehingga menghasilkan produk baru yang unik, berkualitas yang memiliki nilai jual.

“Blibli Cinta Bumi berterima kasih atas kolaborasi yang sangat luar biasa dari Liberty Society dalam menggelar Eksibisi Langkah Membumi. Kami menyadari bahwa untuk menyelesaikan pekerjaan besar ini kita harus bersinergi dengan banyak pihak,” tutur Lisa Widodo, COO dan Co-founder Blibli dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Belum lama ini pihaknya sukses mengumpulkan lebih dari 2.600 kilogram sampah daur ulang, dari berbagai acara musik dan festival yang berlangsung hingga akhir Oktober 2022.

Seluruh sampah daur ulang tersebut terdiri dari sampah plastik dan kemasan yang dikumpulkan dan melibatkan social enterprises Liberty Society untuk proses daur ulang secara ekonomi sirkular, dengan merangkul secara inklusif para konsumen, pelestari, dan pengepul sampah.

”Sustainability dapat menjadi norma, bukan hanya tren, ketika sektor privat menggandeng bisnis sosial seperti kami. Dimana generation muda sangat peduli pada masalah lingkungan dan sosial, kami senang dapat mengedukasi dan membuat produk ramah lingkungan yang mengusung keberlanjutan manusia serta planet melalui kampanye ini,” tandas Tamara Gondo, CEO & Co-Founder Liberty Society.
(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2632 seconds (11.252#12.26)