Kronologi Kebakaran Hebat Puluhan Rumah di Kebayoran Lama, Terdengar 4 Kali Ledakan

Minggu, 30 Oktober 2022 - 15:57 WIB
loading...
Kronologi Kebakaran Hebat Puluhan Rumah di Kebayoran Lama, Terdengar 4 Kali Ledakan
Kebakaran hebat puluhan rumah kontrakan di Jalan Raya Kebayoran Lama, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (30/10/2022) diduga berawal dari korsleting listrik. Foto: MPI/Dimas Choirul
A A A
JAKARTA - Kebakaran hebat puluhan rumah kontrakan di Jalan Raya Kebayoran Lama, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (30/10/2022) diduga berawal dari korsleting listrik. Bahkan, saat kebakaran terdengar 4 kali ledakan .

Korban kebakaran, Sadino (43) mengatakan, kebakaran hebat terjadi pukul 12.00 WIB. "Tiba-tiba api sudah gede banget. Yang saya selametin motor. Surat kebakar, dompet semuanya. Dagangan juga. Dagang sembako. Habis semua," ujarnya, Minggu (30/10/2022).

Dia menduga penyebab kebakaran dari korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan yang berada di belakang rumahnya. Dia sempat mendengar bunyi ledakan 4 kali.
Baca juga: Imbas Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama, 28 Pasien RS Medika Permata Hijau Dievakuasi

Sadino tak tinggal diam. Dia dan warga lainnya berinisiatif mengambil ember berisi air guna memadamkan api. Namun, karena kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat api cepat merambat ke rumah kontrakan lainnya. "Kita nyelametin punya kita dulu. Punya kita juga nggak selamat," ucapnya.

Keluarga Sadino selamat dari kebakaran. Dia dan korban kebakaran lainnya mengungsi di belakang kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Barat.

Kebakaran melanda puluhan rumah di Kebayoran Lama membuat pihak Damkar mengerahkan 41 mobil damkar dengan 205 personel wilayah gabungan bertugas menanggulangi api.

Kasie Ops Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat Syarifudin mengatakan, sempat terkendala saat memadamkan api karena jarak akses sumber air ke lokasi kebakaran cukup jauh. "Sekitar 1 km. Pompanya juga kurang berfungsi," ucapnya.
(jon)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2336 seconds (10.177#12.26)