Heru Budi Sebut Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Centre Akibat Kelalaian Kerja

Kamis, 20 Oktober 2022 - 18:13 WIB
loading...
Heru Budi Sebut Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Centre Akibat Kelalaian Kerja
Masjid Raya Jakarta Islamic Centre di Koja, Jakarta Utara terbakar di bagian kubah kemudian roboh pada Rabu (19/10/2022). Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, kebakaran Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC) akibat kelalaian kerja. Masjid Jakarta Islamic Centre di Koja, Jakarta Utara terbakar di bagian kubah kemudian roboh pada Rabu (19/10/2022).

Dia telah meninjau ke lokasi kejadian. Setelah penelusuran kebakaran disebabkan karena kelalaian.
Baca juga: Polisi Amankan 4 Pekerja Terkait Masjid Jakarta Islamic Center Terbakar

"Intinya adalah kelalaian kerja," ujar Heru Budi di Polda Metro Jaya setelah melakukan pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Kamis (20/10/2022).

Setelah peninjauan JIC yang terbakar, dia mengumpulkan sejumlah kepala dinas untuk melakukan perbaikan termasuk Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta.

"Tadi pagi sistem pembangunan terkait dengan proses itu termasuk Dinas Citata, itu kami minta segera diperbaiki," kata Heru.
Baca juga: Tinjau Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Center, Pj Gubernur: Api Sudah Padam

Humas Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Paimun Karim menuturkan penyebab kebakaran di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIS) diduga karena aktivitas pekerjaan perbaikan kubah.

"Per 26 Agustus 2022 Masjid Raya JIC sedang masa renovasi yang dikerjakan PT Dwi Agung Sentosa Pratama yang ditunjuk oleh PT Mitra Sindo Makmur berdasarkan surat nomor 017/MSM/VIII/2022 tertanggal 19 Agustus 2022," ujar Paimun.

Masjid JIC yang terbakar berhasil dipadamkan pukul 17.00 WIB setelah 21 mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan. Kebakaran dapat dikendalikan sehingga tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya yakni Gedung Sosial Budaya dan Gedung Bisnis.
(jon)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2834 seconds (11.252#12.26)