Singgung Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro: Evaluasi Sistem Pengamanan Kita

Selasa, 04 Oktober 2022 - 11:13 WIB
loading...
Singgung Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro: Evaluasi Sistem Pengamanan Kita
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengingatkan anggotanya untuk mepedomi secara betul tahapan pengamanan. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memimpin apel gelar pasukan Parliamentary Speakers Summit (P20), di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022). Sejumlah rencana aksi pengamanan dalam gelaran tersebut dipersiapkan.

Dalam sambutannya, Fadil mengingatkan anggotanya untuk belajar dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 125 orang. Dalam melakukan pengamanan, dia meminta, untuk memahami standard pengamanan. Baca juga: Cak Imin Desak Usut Kemungkinan Salah Prosedur Pengamanan dalam Tragedi Kanjuruhan

"Berkaca pada peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang, Jatim memberikan kita turning point untuk melakukan evaluasi terhadap standar sistem pengamanan kita," kata Fadil.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini meminta anak buahnya untuk mepedomi secara betul tahapan pengamanan. Mulai dari tahap kerumunan, sampai ke tahap berkumpulnya massa yang bisa menimbulkan terjadinya kekacauan.

"Oleh sebab itu, pedomi Perkap No 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Polri," tegasnya.



Fadil mengatakan, tragedi di Stadion Kanjuruhan membuat semua pandangan masyarakat tertuju ke Polri. Sehingga, dia minta anak buahnya untuk mengedepankan langkah-langkah pencegahan.

Fadil menegaskan, anggota yang bertugas di lapangan tidak ada lagi melakukan tindakan di luar dari apa yang menjadi kesepakatan, menjadi komitmen, dan menjadi arahan.

Dia juga berharap, anak buahnya untuk menghindari penyelewengan dan penyimpangan yang dilakukan oleh anggota yang bertugas di tengah pengamanan lapangan. Dia mau pelaksanan kegiatan pengamanan dilaksankan dengan humanis dan penuh rasa kasih sayang. Dengan kata lain, Fadil mau anggotanya melakukan pendekatan preventif. Baca juga: Kapolri Janji Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

"Perkuat tahapan kesiapan dalam berbagai kesempatan. Selalu saya sampaikan filosofi taylor man, filosofi bagaimana kita menjahit baju. Bahwa setiap orang memiliki ukuran yang berbeda, oleh sebab itu setiap langkah pengamanan menyesuaikan dengan ukuran karakteristik dari pengunanya dari situasi. Semua itu dimaksudkan agar pengamanan bisa berlangsung, pengamanan bisa terlaksana dengan maksimal," pungkasnya.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1124 seconds (10.101#12.26)