alexametrics

Ini Asal Muasal Lebaran Betawi

loading...
Ini Asal Muasal Lebaran Betawi
Stan Pemkot Jakarta Utara merupakan salah satu peserta dalam Lebaran Betawi 2014.(yuanita/sindonews)
A+ A-
JAKARTA - Lebaran Betawi yang diselenggarakan sejak 2008 silam, tak banyak yang mengetahui asal muasalnya.

Lebaran Betawi ini merupakan even rutin yang digelar Pemprov DKI Jakarta bersama Bamus Betawi sebagai ajang silahturrahmi masyarakat asli Ibu Kota tersebut.

Sejarawan JJ Rizal menceritakan, Lebaran Betawi ini dilakukan oleh masyarakat Betawi yang mayoritas beragama Islam. Bahkan dahulu orang-orang Betawi memilih tidak bekerja untuk merayakan lebaran ini.



Dahulu kala untuk merayakan hari lebaran, orang Betawi dapat saling bersilahturahmi sesama kampung.

Akan tetapi karena semakin berkembangnya pembangunan sehingga silahturahmi ini harus dikumpulkan menjadi satu tempat dan terbentuklah Lebaran Betawi yang sejak 2008 diadakan.

"Jadi dulu karena satu kampung,gampang silahturahminya. Kalau sekarang coba, pembangunan di mana-mana jadi orang Betawi yang tadinya satu kampung jadi ketendang dan misah," ujarnya saat dihubungi Sindonews, Sabtu (13/9/2014).

Menurit JJ Rizal, hari lebaran sendiri dimaknai oleh tiga hal yakni ibadat, sosial, dan ritual yang digabung jadi silahturahmi.

"Nah silahturahmi ini yang dijadikan momen yang disebut Lebaran Betawi," kisahnya.

Seharusnya, lanjut JJ Rizal, dalam Lebaran Betawi yang diselenggarakan oleh Bamus Betawi dan Pemprov DKI Jakarta tidak hanya menyajikan lagu, musik, makanan khas betawi.

Namun juga berbicara mengenai masa kini dan masa depan Betawi ke depan. "Jadi dilihat tuh ada gak pembicaraan kayak gitu di acara tadi," ujarnya.

JJ Rizal menambahkan, jika mengulik soal makanan, makanan di Lebaran Betawi tidak jauh berbeda dengan lebaran pada umumnya.

"Ada makanan China tuh kayak manisan, kalau Eropa kan ada kue nastar, kue keju, nah kalau makanan Islam ya ketupat pasti ada, dan itu dari tahun ke tahun pasti ada," tambahnya.

Untuk diketahui Lebaran Betawi setiap tahunnya digelar di tempat yang berbeda. Akan tetapi dua tahun terakhir acara yang sudah 7 kali digelar ini dilangsungkan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak