Pemprov DKI Bentuk BUMD Khusus Mengelola Kegiatan Seni dan Budaya

Selasa, 27 September 2022 - 07:33 WIB
loading...
Pemprov DKI Bentuk BUMD Khusus Mengelola Kegiatan Seni dan Budaya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat .Foto/Pemprov DKI/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta bakal membentuk Badan Usaha Milik Negara ( BUMD ) yang khusus menangani kegiatan Seni dan Budaya. BUMD ini diperlukan untuk menata seni dan budaya di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, lembaga khusus tersebut nantinya bakal berada di bawah naungan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Taman Ismail Marzuki (TIM) akan menjadi salah satu tempat yang tak luput untuk dikelola.

”Ada badan pengelola dibawah Jakpro yang nanti akan mengelola tempat ini (TIM) dan nanti badan pengelola ini diharapkan jadi sebuah BUMD khusus di bidang kebudayaan,” kata Anies, Senin (26/9/2022). Baca juga: Anies Resmi Buka Galeri Seni dan Annex di Taman Ismail Marzuki

Menurut dia, adanya gerakan menjadikan BUMD tersebut guna terciptanya fleksibilitas dalam memanajemen kegiatan budaya. Termasuk, terkait dengan aturan birokrasi pemerintah. ”Karena kegiatan seni budaya ada kebutuhan tersendiri,” ucapnya.

Kendati demikian, Anies menegaskan, BUMD khusus kebudayaan tersebut tidak serta merta dituntut untuk menjadi pusat mencari keuntungan atau provit center. Namun, hal itu bertujuan guna memberi manfaat yang luar biasa bagi masyarakat.

”DKI sudah memiliki PT seperti itu. Ada PT MRT ada PT Transjakarta itu contoh dimana mereka beroperasi sebagai sebuah PT-PT tapi pemerintah membiayai supaya memberikan manfaat dibidang transportasi,” terangnya.



Diketahui, Revitaliasi pusat kesenian Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat menelan anggaran mencapai Rp1,4 triliun. Anies berharap manfaat TIM sebagai pusat kesenian dapat melampaui nilai investasi tersebut.

Dirut PT Jakarta Propertindo (JakPro) Widi Amanasto menjelaskan, anggaran Rp1,4 triliun itu berasal dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sedangkan revitalisasi TIM telah dimulai sejak Juli 2019 silam.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1687 seconds (10.55#12.26)