Gemerlap Pusat Elektronik Glodok City yang Tersohor Itu Kian Meredup

Jum'at, 23 September 2022 - 06:05 WIB
loading...
Gemerlap Pusat Elektronik Glodok City yang Tersohor Itu Kian Meredup
Glodok City di Jakarta Barat saat ini kondisinya sangat sepi. Bahkan, banyak kios terpaksa tutup, Kamis (22/9/2022). Sisanya mencoba bertahan di tengah lesunya pembeli. Foto: MPI/Dimas Choirul
A A A
JAKARTA - Siapa tak kenal Glodok City ? Kini pusat belanja elektronik di Jakarta Barat yang dikenal masyarakat Jabodetabek kondisinya sangat sepi. Bahkan, banyak kios terpaksa tutup. Sisanya mencoba bertahan di tengah lesunya pembeli.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Kamis (22/9/2022), banyak kios tutup di Blok AL.04 AKS. Di sana hanya ada 10 pedagang.
Baca juga: Nasib Mal Legendaris di Jaksel, Dulu Ramai kini Kosong Melompong

Beberapa kios tutup lantaran tengah disewakan oleh pemilik. Ada juga yang ditutup sementara karena belum memenuhi kewajibannya membayar ketentuan yang tertuang dalam perjanjian kerja sama antara Pasar Jaya dengan pengembang

Akibatnya, pihak pengelola yakni Perumda Pasar Jaya UPB Pasar Glodok terpaksa menutupnya dengan menempelkan surat penyegelan. "Ditutup sementara sampai ada penyelesaian administrasi," bunyi surat penyegelan itu.
Gemerlap Pusat Elektronik Glodok City yang Tersohor Itu Kian Meredup

Banyak kios tutup di Glodok City, Jakarta Barat, Kamis (22/9/2022). Foto: MPI/Dimas Choirul

Meski demikian, ada sebagian penjual di tiap lantai tetap menjajakan dagangannya berupa peralatan elektronik maupun alat-alat kesehatan. Namun, tetap saja sepi pengunjung.

Pedagang elektronik sound bernama Ari mengaku omzet penjualannya menurun lantaran sepinya pembeli. Kondisi ini berlangsung saat awal pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu.

"Sejak lockdown itu saja. Sebelum lockdown ramai, kios penuh sampai atas-atas," ujar Ari, Kamis (22/9/2022).

Sejak lockdown itulah banyak pedagang meninggalkan kiosnya. Beberapa di antaranya beralih ke penjualan online, ada juga yang pindah ke LTC Glodok dan Harco. "Teman-teman yang lain pada mencar semua," ucapnya.

Kondisi sepinya Pasar Glodok City juga disampaikan Manajer Pasar Glodok Sunarsih. Lesunya Glodok City berawal sejak masa pandemi Covid-19. Hal itu membuat para pedagang memutar otak hingga beralih berjualan secara online.

Namun, sekarang ini mulai ada geliat jumlah pengunjung yang datang. Hal itu disebabkan semakin terkendalinya wabah Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir ini. "Dan kondisi saat ini mulai ada peningkatan pengunjung," ucapnya.
Baca juga: Mal Sudah Dibuka, Begini Penampakan Mal Taman Mini

Sepinya pusat perbelanjaan di Jakarta juga melanda Mal Blok M di Jakarta Selatan. Pusat perbelanjaan legendaris tahun 1990 hingga 2.000-an yang unik karena berada di bawah Terminal Blok M itu kini sangat sepi dan tak seramai pada masa jayanya.

Mal Blok M mulai sepi sejak Robinson dan Ramayana keluar dari pusat perbelanjaan tersebut mengingat kedua toserba itu menjadi salah satu ikon Mal Blok M. Ditambah lagi harga sewa yang mahal membuat para pedagang memilih hengkang dari mal tersebut.
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1512 seconds (11.210#12.26)