alexametrics

Ranjau Paku Hantui Pemotor di Jalan Kalimalang

loading...
Ranjau Paku Hantui Pemotor di Jalan Kalimalang
Ilustrasi (sindophoto)
A+ A-
BEKASI - Pengendara sepada motor yang melintas di ruas Jalan KH Noer Alie (Kalimalang) Kota Bekasi harus mewaspadai ranjau paku. Pasalnya, memasuki musim mudik kali ini para penjahat sengaja menebar paku untuk meraup keuntungan.

Selain para penebar paku, pengendara sepeda motor termasuk para pemudik juga mengeluhkan naiknya harga tambal ban di sepanjang jalur tersebut yakni sebanyak 120%.

"Dua paku nancap di ban, kena di Caman. Jadi terhambat mudiknya," katanya Hari Fauzan, 28. Dua paku yang bersarang di ban belakangnya memiliki ukuran sekitar lima sentimeter dan paku dibuat bengkok.



Dengan kondisi seperti itu, ban sepeda motornya sudah tak dapat digunakan lagi. Mau tak mau, dia harus mengganti dengan ban dalam yang baru. Konsekuensinya, harganya melonjak dari biasanya, dari Rp30-40.000 menjadi Rp60.000.

"Kalau menambal, satu lubang Rp20.000, padahal biasanya cuma Rp7.000," kata pria yang akan mudik ke Yogyakarta ini. Bahkan, kata dia, banyak pemudik yang terkena ranjau paku ini, sehingga sangat menyusahkan pemudik.

Hari meminta petugas Polresta Bekasi Kota melakukan razia dan bila perlu menindak para tukang ban yang diduga ikut bermain."Biasanya kan penebar ranjau paku ya itu tukang tambal bannya juga. Polisi harus bertindak jangan cuma diam saja," pintanya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak