Bongkar Kasus Investasi Alkes Rp65 Milyar, Polres Jakbar Banjir Penghargaan

Jum'at, 16 September 2022 - 02:00 WIB
loading...
Bongkar Kasus Investasi Alkes Rp65 Milyar, Polres Jakbar Banjir Penghargaan
Polres Metro Jakarta Barat menerima penghargaan dari BNPB. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat menerima penghargaan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dalam mengungkap kasus penipuan investasi alat kesehatan (Alkes). Kasus penipuan tersebut mengatasnamakan BNBP dengan nilai kerugian senilai Rp65 Miliar.

Deputi logistik peralatan BNPB Zaherman Muabesi mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas pengungkapan yang dilakukan oleh Satreskrimsus Polres Metro Jakarta Barat. Baca juga: Tersangka Kasus Penipuan Investasi Alkes Dijerat TPPU

”Ini merupakan hasil pengungkapan yang besar, saya mengapresiasi atas kinerja dari Polres Metro Jakarta Barat,” ujar Zaherman Muabesi dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/9/2022).

Disadari Zaherman, di saat pandemi Covid 19 banyak warga memiliki keterbatasan gerak dan memperoleh obat Covid-19, ada yang memanfaatkan dengan mengambil untung yang sebesar-besarnya dari musibah tersebut.Untuk itu, dengan adanya pengungkapan ini, pihaknya sangat mengapresiasi upaya kerja keras dari jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

Untuk diketahui berikut nama-nama anggota Polres Metro Jakarta Barat yang menerima penghargaan dari BNPB di antaranya; Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Kemudian, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono, Wakasat Reskrim Kompol Niko Purba, Kanit Krimsus AKP Fahmi Fiandri, Kasubnit II Krimsus Ipda Leo J Sitepu, Aiptu Guntur Simanjuntak.

Kemudian Aiptu Dadi Sutardi, Aiptu Wahyudin, Aipda Deki Isdiantoro, Aipda ST Banua, Bripka Sanusi, Briptu Muhammad Adhar Awaludin, Briptu Hisam Prayogo. Baca juga: Profil Kombes Pasma Royce, Penyidik Bareskrim yang Juga Mantan Direskrimsus Polda Kalteng Jabat Kapolres Jakbar

Sebagai pengingat, Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat meringkus enam pelaku kasus investasi fiktif suntik modal alkes. Dalam menjalankan aksinya para pelaku menjanjikan keuntungan investasi hingga 20 persen kepada para korbannya terkait pengadaan alkes dari BNPB.

”Awalnya investasi tersebut berjalan normal pada September, Oktober dan November 2021, namun korban (investor yang dijaring pelaku YF), hanya diberikan profit sebesar 10 persen,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce, Rabu (8/6/2022).

Pasma melanjutkan, meski hanya diberikan profit 10 persen, para korban mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut, sebab korban merasa investasi yang mereka jalani berjalan dengan lancar, meski profit tak sesuai.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1684 seconds (11.97#12.26)