Kecelakaan Maut di Bekasi, Komnas PA dan PMI Berikan Trauma Healing Guru dan Murid

Jum'at, 02 September 2022 - 16:33 WIB
loading...
Kecelakaan Maut di Bekasi, Komnas PA dan PMI Berikan Trauma Healing Guru dan Murid
Ketua Komnas PA, Aries Merdeka Sirait dan Ketua PMI Kota Bekasi Ade Puspitasari melakukan trauma healing guru dan murid SDN II dan III Kota Bekasi. Foto/Istimewa
A A A
BEKASI - Komnas PA dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi memberikan trauma healing kepada guru dan murid di SDN II dan III Kota Baru, Bekasi. Hal ini menyusul kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultang Agung tepat di depan sekolah itu.

”Ternyata guru-guru disini butuh trauma healing, kami siapkan dengan tempat yang berbeda paling tidak untuk dua dan keluarga yang ikut menjadi korban akan kita utamakan berikan pelayan trauma healing,” ucap Ketua Komnas PA, Aries Merdeka Sirait, Jumat (2/9/2022). Baca juga: KNKT Investigasi Kecelakaan Maut di Cibubur Bekasi, Ini Hasilnya

Langkah ini dilakukan guna memperbaiki psikologis guru dan murid yang diduga meninggalkan trauma. Apalagi korban beberapa murid dan guru bisa jadi shock lantaran melihat atau mendengar langsung insiden maut tersebut.

”Sesegera mungkin ya (trauma healing), kita akan kerja sama dengan psikolog yang ada di pemerintah daerah kalo kurang kami akan siapkan orang juga,” katanya. Baca juga: Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan Maut Bekasi, Ridwan Kamil: Evaluasi Semua Aspek

Senada dengan Aries, Ketua PMI Kota Bekasi Ade Puspitasari juga memastikan akan melakukan pendampingan trauma healing bagi guru dan murid. Pendampingan, kata Ade, akan dilakukan secara terus menerus.

”Tidak hanya sekali ini kita hadir tapi kedepan kita juga akan selalu hadir di sekolah ini untuk memberikan dan menghilangkan trauma yang ada, pendampingan psikolog,” katanya.



Ade juga memastikan PMI telah mempersiapkan stok darah apabila dibutuhkan untuk merawat korban yang mengalami luka-luka.Kendati demikian, menurutnya belum ada permintaan darah hingga saat ini.

”Harus disediakan (stok darah) belum ada permintaan tadi saya sudah ngobrol. Belum ada yang urgen memerlukan donor darah,” pungkasnya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1889 seconds (11.97#12.26)