Viral Dugaan Pelecehan Karyawatinya di Grup WhatsApp, Begini Kata Kawan Lama Group

Rabu, 17 Agustus 2022 - 16:05 WIB
loading...
Viral Dugaan Pelecehan Karyawatinya di Grup WhatsApp, Begini Kata Kawan Lama Group
Manajemen Kawan Lama Group angkat bicara soal dugaan pelecehan karyawatinya di grup WhatsApp/WA. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Manajemen Kawan Lama Group angkat bicara soal dugaan pelecehan karyawatinya di grup WhatsApp/WA. Perusahaan telah menyetujui permohonan pengunduran diri karyawati berinisial RF pada Senin 15 Agustus 2022.

Menurut manajemen Kawan Lama Group, RF pada 12 Agustus 2022 mengajukan surat pengunduran diri secara tertulis dengan alasan kepentingan keluarga untuk mengurus anak. Vice President Government Relations Kawan Lama Group Dasep Suryanto menyayangkan peristiwa yang menimpa RF di grup WA.

"Kami sangat menyayangkan atas peristiwa yang terjadi di antara pihak-pihak terkait, termasuk dinamika secara sepihak diangkatnya topik ini ke media sosial dan akhirnya berpotensi merugikan Kawan Lama Group sebagai sebuah perusahaan beserta seluruh karyawannya," ujar Dasep yang dikutip, Rabu (17/8/2022).

Kawan Lama Group telah melakukan pendalaman internal terkait kasus tersebut. Pihaknya menemukan bahwa grup chat yang disebutkan dalam utas tersebut merupakan ranah privasi individu sehingga interaksi yang terjadi di grup tersebut menjadi di luar kewenangan perusahaan.

Meski demikian, pada salah satu interaksi dalam grup chat telah ditemukan pelanggaran norma yang diatur dalam Peraturan Perusahaan dan Standar Perilaku Bisnis Kawan Lama Group. "Atas dasar itu, kami memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran berupa SP III (Surat Peringatan ke-3)," tegas Dasep.

Dasep menambahkan, apabila ada pihak yang masih merasa dirugikan atas peristiwa ini dan perkembangannya, Kawan Lama Group siap bekerja sama dalam setiap proses yang diperlukan.

Seperti diketahui, RF diduga menjadi korban pelecehan dari teman sekantornya melalui pesan dalam grup WA. Kasus itu viral di Twitter.
(jon)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1440 seconds (11.97#12.26)