Luas Wilayah Jakarta Tak Bisa Ditambah Lagi, Anies: Hunian Harus Vertikal

Rabu, 17 Agustus 2022 - 06:52 WIB
loading...
Luas Wilayah Jakarta Tak Bisa Ditambah Lagi, Anies: Hunian Harus Vertikal
Luas wilayah Jakarta yang saat ini sekitar 600 km persegi tidak bisa ditambah lagi. Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencanangkan hunian vertikal atau rumah susun (rusun). Foto: Dok @aniesbaswedan
A A A
JAKARTA - Luas wilayah Jakarta yang saat ini sekitar 600 km persegi tidak bisa ditambah lagi. Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong hunian vertikal atau rumah susun (rusun).

"Artinya, Jakarta ke depan huniannya harus vertikal. Kita harus naik ke atas, tidak bisa lagi melebar. Karena apa? Lebarnya Jakarta enggak bisa ditambah. Ukurannya Jakarta pun 600 km persegi, enggak bisa ditambah tuh," ujar Anies Baswedan saat meluncurkan integrasi program dan Galeri Huni JAKHABITAT di Taman Martha Tiahahu, Jakarta Selatan, Selasa 16 Agustus 2022.

Baca juga: Anies Pamer Bangun 33 Tower Rusunawa Selama 2018-2022

"Tapi kalau naik ke atas, kita masih punya ruang. Dan itu, rumah-rumahnya pun diharapkan vertikal. Itulah sebabnya kita susun menjadi sebuah rangkaian ke atas (logo dari Jakhabitat pada huruf A," imbuhnya.

Anies berharap ke depan program hunian di Jakarta akan menggunakan konsep rumah vertikal. "Ini adalah satu ikhtiar untuk membuat koordinasi di dalam jajaran pemerintahan pun menjadi lebih baik," ucapnya.

Sebelumnya, Anies memamerkan rekor pembangunan tower Rusunawa atau Rumah Susun Sewa selama periode 2018-2022 atau selama dirinya menjabat. Ia mengatakan puluhan tower dibangun dalam periode 4 tahun masa jabatan.

Baca juga: Anies: Program Pembangunan Hunian Layak di Jakarta Tidak Hanya DP 0 Rupiah

"Yang tidak kalah penting adalah penyediaan hunian Rusunawa yang dalam empat tahun ini bisa dibilang rekor yang pernah terbangun selama ini terbangun 33 tower dalam periode 2018-2022 membangun 33 tower dalam periode empat tahun itu adalah kerja yang luar biasa. Dan berhasil dibangun dari situ 7.419 unit," tukas Anies.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman meluncurkan integrasi program dan Galeri Huni JAKHABITAT di Taman Martha Tiahahu.

Program JAKHABITAT mengintegrasikan seluruh layanan perumahan dan permukiman terjangkau dan berkualitas di Jakarta. JAKHABITAT, kata Anies, merupakan ikhtiar membuat koordinasi di dalam jajaran pemerintahan pun menjadi lebih baik.

Apabila masyarakat ingin mengetahui lebih terkait akses perumahan di Jakarta bisa mendatangi galeri huni di Taman Martha Tiahahu. Galeri Huni berfungsi sebagai pusat integrasi pemasaran aset/properti JAKHABITAT, mulai dari hunian DP Nol Rupiah, hunian terjangkau TOD (Kawasan Berorientasi Transit), Rusunawa, dan oermukiman lainnya.

Galeri Huni ini akan dilengkapi dengan peta integrasi agar masyarakat Jakarta dapat mengakses informasi detail mengenai ragam hunian terjangkau yang bisa dibeli atau disewa, fasilitas di dalamnya, sekaligus dapat mengakses kontak sales marketing, hingga aplikasi pendaftarannya secara langsung.
(thm)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1223 seconds (10.101#12.26)