Asal Usul Bojonggede Bogor, Kampung Halaman Bonge Ikon Citayam Fashion Week

Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:50 WIB
loading...
Asal Usul Bojonggede Bogor, Kampung Halaman Bonge Ikon Citayam Fashion Week
Peta Kawasan Bojonggede, Bogor, tempo dulu.Foto/Istimewa/poestahadepok.blogspot.com
A A A
JAKARTA - Akhir-akhir ini, sejumlah remaja yang berasal dari, Citayam , Bojonggede, dan Depok menjadikan wilayah Dukuh Atas, Jakarta Pusat sebagai tempat nongkrong. Hingga akhirnya nama Bojonggede pun populer di telinga masyarakat.

Lalu, bagaiamana asal usul nama Bojonggede yang merupakan tanah kelahiran Bonge, remaja yang terkenal lewat Citayam Fashion Week tersebut. Dilansir dari sejumlah sumber, Bojonggede adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di Bojonggede, terdapat tempat bersejarah yaitu Tugu Pahlawan Bojonggede yang berlokasi di Desa Bojonggede, Kampung Gedong RT 01 RW 10, Kabupaten Bogor.

Pada tugu tersebut terdapat tulisan tiga nama pejuang yaitu, H M Achmad, Ibrahim Adji, dan Ishak Djuarsa. Tugu tersebut didirikan oleh Pejabat Bupati Daerah Tingkat 2 Kabupaten Bogor, Ir Hasan Wirahadikusuma, pada 1983 sebagai bentuk penghormatan.

Diperkirakan, ketiga pejuang tersebut ikut turut perang melawan Belanda di wilayah Bojonggede-Depok. Bahkan dua dari tiga orang pejuang tersebut mempunyai pangkat tinggi dalam dunia militer.

Seiring perkembangan zaman, Bojonggede telah mengalami kemajuan. Pada 2022, di Bojonggede terdapat pembangunan skybridge yang menghubungkan Stasiun Bojonggede dengan Terminal Bojonggede.Baca: Asal Usul Nama Citayam, Wilayah di Pinggiran Jakarta yang Kini Jadi Buah Bibir

Mengenai asal usul nama Bojonggede, sejak zaman Hindia Belanda, nama tersebut telah ada. Dalam buku berjudul Priangan, De Preanger-Regentschappen onder het Nederlandsch Bestuur tot 1811 (Priangan, Kabupaten-kabupaten Preanger di bawah Pemerintahan Belanda sampai Tahun 1811) oleh Dr F. de Haan, arsiparis nasional di Batavia, yang diterbitkan oleh Bataviasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Perhimpunan Seni dan Ilmu Pengetahuan Batavia) pada 1911, tertulis nama Bodjong Gedee.

Disebutkan di halaman 271, pada 1 Maret 1701 Abraham van Riebeeck meminta kepemilikan tanah Bodjong Gedee (kini Bojonggede). Pada 22 Maret 1701, dia mendapatkan tanah Bodjong Manggis dan Bodjong Gedee secara cuma-cuma, sebagai imbalan atas jasanya dalam membersihkan sumbatan di sungai besar (Ciliwung).

Abraham van Riebeeck adalah Gubernur Hindia Belanda yang menjabat mulai 1709 hingga 1713. Melansir kecamatanbojonggede.bogorkab.go.id, saat ini Bojonggede mempunyai luas 2.8424,69 hektare.

Bojonggede berbatasan dengan Kota Bogor di sebelah utara, di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Sukaraja, di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Tajur Halang, sementara sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Cibinong. Kecamatan Bojonggede ini terdiri dari sembilan desa.
(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1090 seconds (10.101#12.26)