Niat Menolong, Pedagang di Tanjung Duren Jadi Korban Pemukulan

Senin, 25 Juli 2022 - 11:47 WIB
loading...
Niat Menolong, Pedagang di Tanjung Duren Jadi Korban Pemukulan
Seorang pedangan menjadi korban penganiayaan remaja pemabuk di Tanjung Duren. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Seorang pedagang berinisial IR menjadi korban pemukulan oleh orang yang tak dikenalinya di Jalan Tanjung Duren Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban IR mengalami luka di bagian kepala.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Iptu Tri Baskoro Bintang mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu, 23 Juli 2022 sekitar pukul 04.00 WIB. Ketika itu korban tengah mempersiapkan tempat dagangan bersama seorang tukang sayur yang biasa mengantar dagangannya.Baca juga: Diduga Dianiaya, Pedagang Balon Tewas dengan Luka di Kepala

Tiba-tiba terdapat pengendara motor berinisial MSN (18) berboncengan dengan seorang perempuan terjatuh persis dekat lapak dagangannya. Lantas, tukang sayur mendatanginya untuk menolong.”Namun pelaku (MSN) merasa tukang sayur menantang lalu pelaku pergi dengan membawa motor,” kata Bintang, Senin (25/7/2022).

Tak berselang lama, pelaku bersama teman-temannya menyatroni tempat dagangan korban untuk mencari tukang sayur. Saat tiba di lokasi, tukang sayur tersebut sudah pergi meninggalkan lapak dagangan korban.”Setelah itu pelaku dan teman-teman sempat marah-marah dengan seseorang untuk menanyakan keberadaan tukang sayur,” ungkapnya.

Tak ingin ada keributan, IR kemudian datang untuk melerai. Namun pelaku langsung mengambil batu yang ada di jaketnya dan langsung mengayunkan ke kepala korban sehingga mengakibatkan luka robek di kepala bagian atas.”Selanjutnya pelaku mencoba mengambil pisau untuk menyerang korban namun dilerai oleh teman-temannya,” katanya.



Bintang mengatakan, pelaku dan teman-temannya kemudian meninggalkan lokasi, sementara korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Pelaku berinisial MSN telah ditangkap. Saat kejadian, pelaku masih dalam pengaruh alkohol.

Saat ditanya lebih jauh, Bintang mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan, sehingga belum bisa membeberkan lebih rinci kasus ini.”Pelaku mabok dan terpengaruh narkoba,” ungkap Bintang.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1819 seconds (11.252#12.26)