Begini Kondisi Kejiwaan Wanita yang Mengamuk dan Rebut Pistol Polisi di Kampung Melayu

Jum'at, 01 Juli 2022 - 06:43 WIB
loading...
Begini Kondisi Kejiwaan Wanita yang Mengamuk dan Rebut Pistol Polisi di Kampung Melayu
Sorang perempuan tak terima ditegur hingga mengamuk memberikan perlawanan dengan mengigit tangan polisi di Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Polres Jakarta Timur menyatakan wanita berinisial HFR (23) yang telah menganiaya polisi berinisial RM tidak mengalami gangguan jiwa. HFR saat ini masih menjalani penahanan karena melawan dan menganiaya petugas kepolisian di bawah flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi menjelaskan, saat ini HFR diamankan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur. HFR pun telah menjalani pemeriksaan tes urine dan kejiwaan.

"Pelaku tidak mengalami gangguan kejiwaan dan berdasarkan hasil tes urine, dia negatif (tidak terpengaruh narkoba)," kata Ahsanul kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).

Menurut Ahsanul, berdasarkan kolom keterangan di KTP, HFR berstatus mahasiswi. Akan tetapi, Ahsanul mengaku tidak mengetahui asal kampus perempuan tersebut.

Atas perbuatannya ini HFR terancam dikenakan Pasal 212 dan 214 Kitab Undang-Undang Hukuman Pidana (KUHP). Baca: Mengamuk Ditegur Melawan Arus, Perempuan Ini Aniaya dan Rebut Pistol Polisi

Sebelumnya, Ahsanul Muqaffi menjelaskan kronologi kejadian saat HFR mengamuk sembari menganiaya anggota polisi karena tidak terima ditegur saat melawan arus di lokasi.

Sebelum menggigit tangan anggotanya, HFR juga melawan dengan menabrakkan sepeda motornya kepada polisi. Karena terus mengamuk, lanjut Ahsanul, polisi mengajaknya untuk berbicara baik-baik sembari menasihati HFR.

Namun pelaku masih melawan, dia memukul anggotanya terlebih dahulu ke arah pipi kanan. Kemudian mengigit pergelangan tangan kanan petugas sebanyak satu kali dan menggigit sela jari tangan kanan satu kali hingga mengeluarkan darah.

Setelah itu pelaku masih memberikan perlawanan dengan menendang paha kiri petugas dan berupaya merebut senjata dinas petugas namun tidak berhasil.

(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1698 seconds (11.210#12.26)