Jelang Malam Puncak Jakarta Hajatan, DKI Rekayasa Lalin Sekitar JIS

Sabtu, 25 Juni 2022 - 13:44 WIB
loading...
Jelang Malam Puncak Jakarta Hajatan, DKI Rekayasa Lalin Sekitar JIS
Pemprov DKI berlakukan rekayasa lalu lintas di Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Guna mendukung kelancaran malam puncak Jakarta Hajatan ke-495, pada Sabtu (25/6/2022). Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar ruas jalan Jakarta International Stadium (JIS).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ada tiga ruas jalan yang akan ditutup mulai pukul 14.00 WIB - 21.00 WIB pada Sabtu (25/6/2022). Baca juga: Hari ini Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495 di JIS, Cek Info Lengkapnya

”Di lokasi titik-titik tersebut akan dijaga oleh petugas, yang boleh melintas di jalan tersebut adalah kendaraan umum, kendaraan penghuni sekitar JIS, dan kendaraan VIP dan VVIP," kata Syafrin, Sabtu (25/6/2022).



Adapun tiga titik lokasi penutupan jalan, yakni simpang perlintasan bidang kereta api Jalan Sunter Permata Raya - Jalan RE. Martadinata, simpang Jalan Sunter Permai Raya - Jalan Bisma Raya, serta simpang Jalan Danau Sunter Barat - Jalan Danau Sunter Utara. Baca juga: Jakarta Hajatan, 495 Gambar Mural Ikonik Percantik Jakut

Seiring dengan rekayasa lalu lintas, Syafrin mengimbau agar masyarakat yang hendak meramaikan malam puncak Jakarta Hajatan untuk menggunakan transportasi umum menuju JIS. Hal tersebut dilakukan guna menghindari adanya penumpukan kendaraan di sekitar kawasan JIS.

”Kami mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket untuk menonton acara malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 di JIS untuk menggunakan transportasi umum,” katanya.

Terlebih, Pemprov DKI telah menyiapkan 100 unit bus gratis di 12 titik lokasi penjemputan dan hanya akan berhenti di JIS, tidak berhenti di tengah perjalanan layaknya rute yang sudah ada.

”Selain itu, masyarakat juga tetap bisa menggunakan layanan reguler bus Transjakarta menuju JIS secara berbayar pada rute-rute eksisting yang menuju ke JIS,” ungkapnya.

Terakhir, Syafrin mengimbau untuk masyarakat yang tidak memiliki kepentingan, agar dapat menghindari kawasan sekitar JIS, dan bagi masyarakat yang harus menjalankan aktivitasnya di kawasan sekitar JIS untuk dapat memilih jalan alternatif lain.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1813 seconds (11.252#12.26)