Turnamen Sepak Bola Amatir, Oknum Anggota DPRD Kota Tangsel Tinju Wasit

Sabtu, 11 Juni 2022 - 01:26 WIB
loading...
Turnamen Sepak Bola Amatir, Oknum Anggota DPRD Kota Tangsel Tinju Wasit
Anggota DPRD Kota Tangsel berinisial EM saat dibawa keluar lapangan usai memukul wasit di Turname Pakujaya Cup 7.Foto/Tangkapan Layar/Istimewa
A A A
TANGERANG SELATAN - Turnamen sepak bola amatir bertajuk Pakujaya Cup 7 di Stadion Mini Pakujaya, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (10/06/22) diwarnai insiden pemukulan pemain terhadap wasit. Ironisnya, pemain tersebut juga berstatus sebagai anggota DPRD Kota Tangsel berinisial EM.

Dalam pertandingan yang berlangsung Jumat sore tadi, salah satu pemain tak mampu mengontrol emosi lalu menendang serta meninju wasit. Detik-detik video kejadian itu tersebar luas di tengah masyarakat.

Dari cuplikan video terlihat, wasit sempat meniup peluit dan mengeluarkan kartu merah kepada seorang EM. Tak terima mendapatkan kartu merah, EM yang juga anggota DPRD Kota Tangsel itu menghampiri wasit dan memukulnya.

Melihat kejadian itu, beberapa pemain sempat berusaha melerai. Begitu pun dengan panitia dan petugas keamanan dari TNI yang langsung masuk ke lapangan guna membawa EM ke luar lapangan.

Salah satu anggota TNI yang kesal dengan sempat mendorong EM. Sorakan dari bangku penonton pun terdengar kencang menimpali kejadian itu. Bahkan panitia ikut mencibir kelakuan anggota dewan tersebut melalui pengeras suara.

"Anggota dewan sebagai contoh. Ini sepakbola, jaga sportivitas. Sudah, sudah, sudah, pindahin saja dulu. Jadi contoh sekali!," seru seorang panitia. Baca: Temui Anggota Dewan, SMAN 6 Jelaskan Soal Pengurusan PIP-KIP Siswa Tak Mampu

Saat dikonfirmasi kejadian itu, panitia membenarkan bahwa EM merupakan anggota DPRD yang ikut bermain dalam salah satu tim. EM diganjar kartu merah akibat menendang wasit karena tak puas dengan keputusannya.

"Karena wasit ditendang itu, dikasih kartu merah lah. Siapa pun menjaga integritas," jelas penggagas Pakujaya Cup yang juga dilibatkan dalam kepanitiaan, Dahlan.

"Ya, itu EM, dia anggota dewan. Anggota dewan kok bikin keruh suasana kan malu ya, harusnya jadi panutan menurut saya," sambungnya. Keributan di lapangan initak meluas. Pertandingan pun tetap berlangsung hingga menit akhir.

Sesuai ketentuan pertandingan, EM pun diganjar tak boleh mengikuti 1 pertandingan berikutnya."Ada ketentuan dari wasit, itu nggak boleh main 1 kali," ucap pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat Serpong Utara itu.

Pakujaya Cup 7 iikuti sekira 64 tim dari Jabodetabek. Pertandingan telah berlangsung sejak 22 Mei lalu. Turnamen itu total memerebutkan hadiah sebesar Rp100 juta.
(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1491 seconds (11.252#12.26)