Sakit Hati, Rekan Satu Kapal Tikam ABK Muara Angke hingga Tewas

Jum'at, 03 Juni 2022 - 19:07 WIB
loading...
Sakit Hati, Rekan Satu Kapal Tikam ABK Muara Angke hingga Tewas
Polsek Sunda Kelapa menangkap anak buah kapal (ABK) KM Tambah Makmur berinisial UK (27) di Dermaga TPI Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Sunda Kelapa menangkap seorang anak buah kapal (ABK) KM Tambah Makmur berinisial UK (27) di Dermaga Tempat, Pelelangan Ikan (TPI), Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan Jakarta Utara pada Kamis (2/6/2022) kemarin.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Yunita Natalia Rungkat mengatakan pihaknya menangkap UK, lantaran aksi kejamnya yang telah menusuk rekannya sesama ABK berinisial MSA (28) di kapal tempat keduanya bekerja.

”Penusukan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) ini terjadi di Dermaga TPI Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara sekira pukul 22.55 WIB pada Kamis (02/6/2022),” kata Yunita, Jumat (3/6/2022).

Penusukan bermula saat pelaku dan korban yang sudah kenal dan sering bertemu ditempatnya bekerja saling mengejek. Hingga pada saat kejadian, pelaku terbawa emosi. Baca juga: Kesal Diajak Indehoy di Hotel, Dua Sejoli Bunuh Mantan Pacar

”Korban sedang berbincang dengan temannya di atas Kapal lalu, pelaku tiba-tiba menghampirinya hanya bilang saya kesal dengan kamu. Lalu dengan sadar pelaku tusuk korban dengan pisau ke perut, dada, dan juga leher belakang sebanyak 17 kali,” sambungnya.



Setelah ditusuk, korban langsung terjatuh bersimbah darah. Di lokasi yang sama ABK lainnya berupaya menolong korban dan membawa ke Rumah Sakit. Namun, saat perjalanan korban tidak terselamatkan. Baca juga: Memilukan, Ayah Bunuh Bayinya karena Kesal Istri Nolak Diajak Wikwik

Dari keributan ini, Polisi langsung mengejar dan menangkap pelaku yang saat itu masih berada di lokasi kejadian. ”Dan menyita satu pisau bergagang plastik sepanjang 19 CM dengan banyak bercak darah,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 340 KUHP subsidair 338 KUHP tentang pembunuhan berencana ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara. Kini, pelaku menyesali perbuatanya.
(ams)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2278 seconds (11.97#12.26)