alexametrics

Sungai di Jakarta bisa bersih dengan teknologi canggih

loading...
Sungai di Jakarta bisa bersih dengan teknologi canggih
Ilustrasi (dok:Istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pagi ini menggelar pertemuan dengan Tim Peneliti Bio Energy Legacy Pty Ltd, yang diketuai Dady Rianto. Ada enam orang yang Ahok terima dalam pertemuan itu.

Dalam pertemuan itu, Ahok didampingi perwakilan Dinas Kelautan DKI dan Perwakilan BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah) DKI, karena terkait pembersihan sungai yang ada di Jakarta.

"Sungai dibersihkan, dikeruk kali bersih. Nanti mau diajukan acuannya. Teknologi seperti vacum cleaner. Seperti menyedot sumsum tulang," kata salah seorang perwakilan Bio Energy Legacy Pty Ltd, Adilwan, di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (3/1/2012).



Ahok sendiri diakui merespon positif pemaparan dari Bio Energy Legacy Pty Ltd untuk membersihkan sungai di Jakarta yang keruh dan kotor. "Sangat positif dari beliau (Ahok). Bahwa ini sangat dibutuhkan. Ini diperlukan kinerja dengan DKI, bukan hanya dilepas dari swasta," jelas Adilwan.

Lebih lanjut, dia menyatakan, pihaknya akan mencoba untuk menggunakan teknologi baru, dengan harga lebih murah untuk membersihkan sungai.

"Kita lebih murah, cepat dan modern. Kalinya bisa bersih sebagai alat transportasi. Kita gunakan alat dredging untuk menyedot semua lumpur yang tidak bisa diangkat lagi bisa kita angkat, sehingga lebih dalam," terangnya.

Pemaparan ini sendiri diketahui belum ada yang mengajukannya ke Pemprov DKI. Meskipun begitu, di Solo, teknologi ini sudah pernah diterapkan sebelumnya, tepatnya di Sungai Brantas. Hasilnya diakui bagus, teknologi ini mampu menyedot lumpur, dan sampah hilang karena dihancurkan.

Di sisi lain, ketika disinggung mengenai besaran biaya untuk menggunakan teknologi itu, Adilwan masih merahasiakannya. Meskipun begitu dirinya optimis hal ini akan segera direalisasikan. "Secepatnyalah (direalisasikan), 2013 ini. Dari Pak Ahok juga sudah open," tukasnya.
(san)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak