Ibu 2 Anak di Depok Gantung Diri di Kamar Tidur saat Suami Pergi Bekerja

Senin, 17 Januari 2022 - 23:42 WIB
loading...
Ibu 2 Anak di Depok Gantung Diri di Kamar Tidur saat Suami Pergi Bekerja
Ibu dua anak di Kota Depok, LD (35), nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri di kamar tidur. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
DEPOK - Ibu dua anak di Kota Depok, LD (35), nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri di kamar tidur. LD gantung diri ketika suaminya sedang pergi bekerja.

Kedua anaknya yang mengetahui ketika ibunya hendak gantung diri sempat berusaha menolong. Kedua anaknya yang masih berusia 10 dan 4 tahun langsung meminta bantuan kepada saudaranya. Namun ketika sampai di rumah LD ditemukan sudah tidak bernyawa.

"Keterangan suami korban, pada pukul 08.00 WIB berangkat bekerja rutin sebagai kuli bangunan. Saat itu korban masih membuatkan kopi. Pada saat ditinggal bekerja, korban berada di rumah bersama dua orang anaknya," ujar Kasubbag Humas Polres Metro Depok Kompol Supriyadi, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Mondar-mandir di Kontrakan Serpong, Kuli Bangunan Ini Ditemukan Tewas Tergantung

Ketika ditinggal pergi bekerja oleh suaminya, LD tiba-tiba nekat gantung diri. Kedua anak korban sempat melihat kalau ibunya mengikatkan tali ke leher.
Anak korban yang masih kecil tidak tahu harus berbuat apa, sehingga langsung berlari ke rumah saudaranya.

"Pada pukul 11.27 WIB, anak korban tiba di rumah saksi (kerabat korban). Dia menjelaskan bahwa ibunya (korban) lehernya diikat kayak mau bunuh diri," tukasnya.



Sayangnya nyawa LD tidak tertolong ketika suaminya pulang ke rumah. Suami korban sudah menemukan istrinya tergantung.

Baca juga: Berkali-kali Coba Bunuh Diri, Lelaki Blitar Ini Akhirnya Tewas di Pohon Kopi

"Suami korban langsung menuju ke rumah dan menemukan korban dalam keadaan tergantung dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di kusen pintu kamar," ungkapnya.

Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, korban tidak ada masalah dengan suami dan lingkungan tempat tinggal. Selama ini korban memang menderita sakit asma dan asam lambung. Korban mengkonsumsi obat secara berkala setiap hari.

"Hasil pemeriksaan identifikasi Polres Depok tidak ditemukan adanya kekerasan," tutupnya.
(thm)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2908 seconds (11.210#12.26)