Banjir Rob, Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Sunda Kelapa Terhenti

Senin, 06 Desember 2021 - 14:40 WIB
loading...
Banjir Rob, Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Sunda Kelapa Terhenti
Banjir rob yang merendam Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Pademangan, Jakarta Utara, membuat aktivitas bongkar muat terhenti pada Senin (6/12/2021) pagi. Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Banjir rob yang merendam Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa , Pademangan, Jakarta Utara, membuat aktivitas bongkar muat terhenti pada Senin (6/12/2021) pagi. Di kawasan tersebut ketinggian air masih mencapai 40-50 cm.

Berdasarkan pantauan wartawan MNC Portal di lokasi, banjir ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ini memiliki ketinggian 40-50 cm. Banjir rob ini juga merendam ruas Jalan Lodan Raya.

Sejumlah aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Sunda Kelapa dihentikan sementara. Termasuk aktivitas truk pengangkut barang pun tersendat. Hanya sedikit truk yang berani menembus air. Namun tidak sedikit juga truk yang memilih berhenti karena air yang deras.

Salah satu pekerja bongkar muat Andri (45) mengatakan, selama banjir rob kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Sunda Kelapa dihentikan."Dihentikan dulu, nanti kalau sudah surut mulai lagi. Kalau dibongkar kena banjir nanti barangnya hanyut rusak," kata Andri. Baca: 900 KK Terdampak Banjir Rob Limpasan Pelabuhan Sunda Kelapa

Menurut Andri, kondisi banjir rob yang paling parah terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021 lalu. Saat itu banjir rob menggenang hingga setinggi dada orang dewasa. "Hari Sabtu sampai kena dada sekarang masih mendingan ini masih terus pasang," ucap Andri.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini banjir rob wilayah pesisir Jakarta yang diprediksi mulai tanggal 2 sampai 9 Desember 2021.

(hab)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1303 seconds (10.55#12.26)