alexametrics

Tiba di Tanjung Priok, 194 ABK Kapal Pesiar MV Volendam Dievakuasi

loading...
Tiba di Tanjung Priok, 194 ABK Kapal Pesiar MV Volendam Dievakuasi
Satgas Evakuasi dari TNI AL mengevakuasi ABK Kapal Pesiar MV Volendam, di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/6/2020) siang. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A+ A-
JAKARTA - Satuan petugas (Satgas) Evakuasi dari TNI Angkatan Laut (AL) mengevakuasi 194 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pesiar MV Volendam, di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/6/2020) siang. Kapal berbendera Belanda ini menempuh perjalanan dari Afrika Selatan menuju Jakarta.

"Hari ini kami mengevakuasi sebanyak 194 ABK MV Volendam yang terdiri dari 13 wanita dan 181 pria. Kapal ini baru saja melakukan perjalanan dari Cape Town Afrika Selatan, lalu singgah di Filipina, kemudian menuju Jakarta," ujar Komandan Lantamal III Jakarta sekaligus Dansatgas Evakuasi, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, di Pelabuhan II JICT, Tanjung Priok. (Baca juga: 818 ABK WNI MV Carnival Splendor dan MV Nieuw Amsterdam Dievakuasi ke Tujuh Hotel)

Sesampainya ABK di dermaga, Tim Satgas langsung melakukan penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan barang bawaan melewati X-Ray dari Tim Bea Cukai serta K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III Jakarta. "Setelah dilakukan pemeriksaan, para ABK akan dibawa ke Hotel Mercure Batavia. Di sana mereka akan menjalani Swab Test (PCR) Covid-19," tuturnya.



Sebelumnya, Tim Satgas Evakuasi telah mengevakuasi 679 ABK WNI MV Westerdam pada Selasa (2/6/2020). ABK tersebut terdiri atas 634 pria dan 45 wanita. Mereka langsung dievakuasi menuju tiga hotel, yakni Mercure Kemayoran, Mercure Jakarta Kota, dan Novotel Mangga Dua.

Hermanto mengungkapkan bahwa MV Volendam merupakan kapal ke-11 yang dievakuasi di Pelabuhan JICT 2, dengan total penumpang 2.819 ABK. (Baca juga: Satgas TNI AL Evakuasi 42 ABK WNI Kapal MV Viking Orion)

"Kemungkinan masih ada belasan kapal lagi yang akan kita evakuasi untuk kemanusiaan. Tim Satgas evakuasi selalu siap untuk melaksanakan tugas," pungkasnya.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak