Mayat Perempuan di Tol Sedyatmo Pertama Kali Ditemukan Tukang Sapu

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Mayat Perempuan di Tol Sedyatmo Pertama Kali Ditemukan Tukang Sapu
Mayat perempuan bernama Linda yang ditemukan di Jalan Tol Sedyatmo, KM 28, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (16/10/2021) pertama kali dijumpai oleh tukang sapu di tol tersebut. Foto: @satpjr_poldametrojaya.
A A A
JAKARTA - Mayat perempuan bernama Linda (43), yang ditemukan di Jalan Tol Sedyatmo , KM 28, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara , Sabtu (16/10/2021) siang pertama kali dijumpai oleh tukang sapu di tol tersebut. Tukang sapu itu pertama menemukan mayat sekitar pukul 07.58 WIB.

Hal demikian disampaikan oleh salah seorang petugas Jalan Tol Sedyatmo Main. Kata dia, saat ditemukan saksi, korban terlihat luka parah di bagian kepala, kaki, dan tangan. Baca juga: Viral, Penemuan Mayat Perempuan Penuh Darah di Jalan Tol Sedyatmo

"Kondisi korban di kepala, di kaki dan tangan, yang parah di kepala," terang Main saat ditemui di lokasi, Sabtu (16/10/2021).

Setelah penemuan itu, kata dia, pihaknya juga langsung menghubungi pihak kepolisian.

"Tadi setelah ditemukan ia melapor. Langsung saya laporkan ke pihak kepolisian," kata Main

Sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan di Jalan Tol Sedyatmo KM 28, Kamal Muara, wilayah Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (16/10/2021) siang. Baca juga: Sosok Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Kali Ciliwung



Penemuan mayat perempuan inipun viral di media sosial Instagram akun @satpjr_poldametrojaya. Mayat perempuan ini ditemukan dalam kondisi terlentang dengan muka penuh darah.

Wanita yang di ketahui bernama Linda (43) ditemukan dengan menggunakan pakaian kaos putih, celana training biru dan sepatu olahraga berwarna putih.

"Pada Sabtu 16 Oktober 2021, disekitar KM 28 arah bandara Soetta telah ditemukan mayat seorang wanita bernama Linda, tinggal Jalan Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat," tulis akun @satpjr_poldametrojaya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2618 seconds (11.210#12.26)