Bioskop di Kota Tangerang Boleh Buka dengan Tujuh Syarat

loading...
Bioskop di Kota Tangerang Boleh Buka dengan Tujuh Syarat
Pemkot Tangerang sudah mengizinkan bioskop dibuka dengan tujuh syarat. Foto: MNC Portal/Isty Maulidya
TANGERANG - Pemkot Tangerang sudah mengizinkan bioskop dibuka dengan tujuh syarat. Hal ini menyusul kasus Covid-19 terus mengalami kecenderungan menurun.

Pelaksana tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang, Said Endrawiyanto, mengungkapkan, Kota Tangerag memang saat ini masih berstatus PPKM Level 3. Namun secara angka-angka, indikator PPKM Kota Tangerang sudah bisa Level 2.

Untuk itu, ada beberapa pelonggaran baru yang dilakukan Pemkot Tangerang. Salah satunya, bioskop kini diizinkan buka dengan tujuh ketentuan. Ketujuh syarat itu, yakni penonton wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, hanya pengunjung kategori hijau yang boleh masuk, kapasitas maksimal 50 persen, usia di bawah 12 tahun dilarang masuk, dilarang makan dan minum di area bioskop.

Baca juga: Hore! Hari ini Bioskop di Bekasi Kembali Beroperasi



“Pemkot Tangerang juga memberikan ketentuan keharusan adanya sinar UV-C di dalam saluran udara gedung bioskop. Terakhir, melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala dan mengikuti aturan prtokol kesehatan secara ketat sesuai aturan yang ada,” ujar Said, Rabu (15/9/2021).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni menyebutkan, indikator level PPKM Kota Tangerang saat ini terus menunjukkan perbaikan. Mulai dari transmisi komunitas, yaitu kasus konfirmasi yang sudah di tingkat satu dengan 5,54 persen, rawat inap RS di tingkat satu dengan 4,52 persen, dan indikator kematian di tingkat satu dengan angka 0,13 persen.

Baca juga: Pembukaan Bioskop di Jakarta, Ariza: Sabar, Sebentar Lagi

“Sedangkan pada kapasitas respons Kota Tangerang di tingkat sedang. Diantaranya testing yang masuk tingkat memadai dengan 1,03 persen, tracing di tingkat sedang dengan 10,49 persen, dan treatmen di tingkat memadai dengan 8,17 persen,” jelas Dini.

Dari enam indikator, kata dia, yang masih harus dievaluasi adalah indikator tracing, dimana masih pada tingkat sedang. Diketahui, saat ini tracing Kota Tangerang masih 1:10, sedangkan rasio yang harus dipenuhi 1:15.

“Untuk indikator lainnya, juga terus kita maksimalkan. Penurunan kasus belakangan ini diiringi dengan cakupan vaksinasi yang terus bertambah. Jadi jangan euphoria berlebihan. Kami imbau, masyarakat harus menerapkan 5M secara ketat dan ikuti vaksinasi. Sedangkan Pemkot Tangerang terus gencarkan 3T,” tukasnya.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top