Beredar Surat Donasi 17 Agustus, Satpol PP Depok Larang Warga Gelar Perlombaan

Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:25 WIB
loading...
Beredar Surat Donasi 17 Agustus, Satpol PP Depok Larang Warga Gelar Perlombaan
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok Lienda Ratna Nurdianny menegaskan, selama masa PPKM tidak boleh menggelar kegiatan apa pun, termasuk perlombaan 17 Agustus. Foto/Ist/Okezone
A A A
DEPOK - Beredar surat permintaan donasi untuk kegiatan 17 Agustus dengan stempet RT 4 RW 11, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran, Kota Depok . Dalam surat itu warga diminta memberikan donasi Rp35.000 per kepala keluarga (KK).

Donasi mulai digalang pada 2-15 Agustus dan akan digunakan untuk keperluan lomba, hadiah, dan acara panggung dalam rangka menyambut HUT ke-36 Republik Indonesia. Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok Lienda Ratna Nurdianny menegaskan, selama masa PPKM tidak boleh menggelar kegiatan apa pun, termasuk perlombaan 17 Agustus.

“Dalam aturannya jelas tidak diperbolehkan mengadakan lomba. 17 Agustus kan dua minggu ke depan, rasanya itu belum dilepas, pelonggarannya bukan untuk kegiatan masyarakat seperti itu,” katanya, Selasa (3/8/2021).

Dia mengaskan perlombaan tersebut bukan kegiatan yang masuk dalam kategori mendesak. Dia berharap kegiatan itu tidak dilakukan agar tidak terjadi kerumunan. (Baca juga; Vaksin Goes to School Bantu Percepat Target 1,6 Juta Warga Depok )

“Itu bukan kegiatan urgen dan harus dilakukan segera. Saya berharap tidak ada kerumunan untuk hal-hal yang tidak urgen. Tapi kalau 17 Agustus gausahlah harusnya untuk dijadikan agenda tahun ini,” tegasnya. (Baca juga; Viral Jerit Pilu Sopir Angkot, Netizen Colek Anggota Dewan dan Pejabat )
Beredar Surat Donasi 17 Agustus, Satpol PP Depok Larang Warga Gelar Perlombaan

Lienda menuturkan, agar masyarakat tetap waspada dan ikut berperan dalam memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 ini. Dia meminta dengan tegas agar tidak dilakukan kegiatan-kegiatan yang memicu kerumunan. Untuk peringatan 17 Agustus kata dia bisa dilakukan dalam bentuk lain dan tidak dengan lomba dalam situasi seperti ini.

“Untuk kita melakukan pencegahan penularan COVID-19 dengan tidak berkerumun, apalagi kerumunannya untuk hal yang tidak urgen. Kalau untuk peringatan 17 Agustus kita peringati dalam bentuk lain yang tidak ada potensi menularkan kepada orang lain. Jangan lupa tetap menjaga 5M,” tutupnya.
(wib)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3369 seconds (10.55#12.26)