Bawa Pemudik Idul Adha, 10 Travel Gelap Diamankan di GT Cikarang Barat

loading...
Bawa Pemudik Idul Adha, 10 Travel Gelap Diamankan di GT Cikarang Barat
Sebanyak 10 travel gelap diamankan jajaran Polisi karena mengangkut pemudik Idul Adha di saat PPKM Darurat. Foto: Polres Metro Bekasi
BEKASI - Kepolisian Resor Metropolitan (Polres Metro) Bekasi mengamankan 10 kendaraan travel gelap di akses masuk gerbang tol di wilayah Kabupaten Bekasi . Travel itu diamankan karena kedapatan membawa penumpang yang hendak mudik libur Idul Adha . Selain itu travel itu tidak memiliki izin trayek atau berpelat hitam bukan kuning.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, AKBP Argo Wiyono mengatakan, travel gelap itu diamankan sejak kemarin hingga hari ini. Razia travel gelap terus dilakukan di Tol Jakarta-Cikampek.

"Iya sejak sore hingga malam kemarin ada 10 travel gelap atau tidak memiliki izin trayek kita amankan," kata Argo kepada wartawan di Bekasi, Minggu (18/7/2021). Baca juga: 14 Travel Gelap Diamankan di Jalur Tikus dan Pos Penyekatan

Menurut dia, 10 travel gelap ini diamankan petugas di jalan akses masuk Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat 4. Sejumlah travel itu sengaja hendak masuk di GT Cikarang Barat 4 itu untuk menghindari kegiatan penyekatan di KM 31 Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.



"Travel itu mau hindari penyekatan di KM 31 tol Japek, tapi kan ada penyekatan juga di GT Cikarang Barat 4. Kita periksa ternyata pelat hitam tapi bawa penumpang mau ke Jawa Barat dan Jawa Tengah," ungkapnya.

Saat ini kendaraan travel itu telah ditahan dan dibawa ke Kantor Laka Polres Metro Bekasi. Sejumlah sopir juga telah diminta keterangan, pihaknya menjeratpasal 308 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dalam pasal itu kendaraan pelat hitam dan angkutan barang membawa penumpang dapat dikenakan sanksimaksimal 2 bulan atau denda maksimal Rp500 ribu.

"Mereka juga melanggar izin trayek, isinya rata-rata 13 orang lebih jadi penuh engga sesuai prokes. Menjelang lebaran ini ada masyarakat memanfaatkan momentum dan naik travel gelap untuk hindari pemeriksaan persyaratan antigen, vaksin dan lainnya, mereka mau mudik," ucapnya.

Untuk itu, Argo mengimbau, agar masyarakat mematuhi aturan dan ketentuan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Masyarakat diminta untuk tetap di rumah saja, dan tidak diperbolehkan berpergian apalagi pulang ke kampung halaman. Baca juga: Mudik Kecelakaan Naik Travel Gelap, Gak Ditanggung Jasa Raharja

Argo juga meminta agar masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman untuk naik angkutan bus di Terminal Kalijaya atau terminal resmi. Sebab, di terminal jika belum vaksin dan diswab antigen akan diberikan secara gratis."Kami akan tindak PO bus yang mengangkut dipinggir jalan," tegasnya.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top