Aplikasikan Socialpreneur, Siswi Kelas 11 di Jakarta Ini Juarai Lomba Business Plan di Singapura

Senin, 24 Mei 2021 - 11:44 WIB
loading...
Aplikasikan Socialpreneur, Siswi Kelas 11 di Jakarta Ini Juarai Lomba Business Plan di Singapura
Viony Valerie Lim bersama kawan-kawannya sedang melakukan daur ulang sampah plastik untuk dibikin jadi tas. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Siswi Kelas 11 Tzuchi Secondary School, Jakarta, Viony Valerie Lim, bersama dua rekannya, Natalie dan Edward Djaja, berhasil memenangkan Juara 1 Lomba Business Plan yang diselenggarakan JamesCook University, Singapura. Atas prestasinya tersebut, mereka memperoleh hadiah uang sebesar 300 dollar Singapore dari JamesCook University.

Tak hanya itu saja, Mereka juga pernah memenangkan Ranking 2 Lomba Business di Raffles College, Jakarta. Atas prestasinya tadi mereka mendapat hadiah Rp300.000 dari perlombaan di Raffless College. Ada pun dalam kesehariannya Viony menjalankan bisnis menjual biskuit bernama Kookie.Co dan hasil keuntungan dari penjualan kue tersebut disumbangkan ke panti asuhan.

“Begitu juga uang hasil dari lomba tadi,semuanya saya beli bahan kue dan saya bikin cookies. Cookies tersebut saya jual di shopee 1 pcs kue dijual dengan harga Rp10.000,” kata anak ketiga dari tiga bersaudara, pasangan Sudino Lim dan Nana Sarinah, kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (23/5/2021). (Baca juga; 16.962 siswa SD di Sleman Segera Ikuti ASDP, Ini Jadwal Lengkapnya )

Tak hanya kembali diputar menjadi bisnis, namun dari hasil keuntungan berjualan kue di platform online shop tersebut Viony mengajak tukang parkir dan pemulung untuk juga ikut menikmatinya. “Jadi, selain dijual, kue yang saya bikin itu juga saya bagikan buat pemulung di jalan-jalan untuk berbuka puasa mereka bulan Ramadhan kemarin,” katanya.

Bisnis kue tersebut ternyata menghasilkan keuntungan lumayan besar dan semua keuntungan tersebut didonasikan oleh Viony ke sejumlah panti asuhan di Indonesia. Viony bercita-cita menjadi wanita bisnis yang hebat di kemudian hari dan bisa turut membantu memperdayakan wanita-wanita Indonesia supaya hidupnya sejahtera. (Baca juga; Meski Pandemi, Mahasiswa FIP UNNES Banjir Prestasi Kompetisi Nasional )

Viony menjelaskan, lomba bisnis Raffless merupakan lomba bertema "sustainability and eco friendly" yang merupakan poin utama dari lomba tersebut. Mereka bersaing dengan berbagai sekolah dari Indonesia. Lantaran lomba digelar pada masa pandemi COVID-19 maka lomba tersebut digelar dengan metode virtual melalui zoom meeting. Begitu pula presentasi yang ditunjukkan para pemenang lomba juga melalui zoom meeting.

“Saya bersama kedua teman saya, Natalie, dan Edward Djaja memilih untuk membuat sebuah hotel yang sepenuhnya hijau. Yakni, menggunakan energi-energi yang bisa diperbarui, tidak menggunakan plastik atau hal-hal yang bisa membahayakan lingkungan,” kisah Viony.

Sedangkan Lomba Business Plan yang diselenggarakan Jamescook University, Singapura adalah sebuah kompetisi membuat perencanaan bisnis. Pemenang dinilai dari perencanaan bisnis yang terbaiklah.

Kemenangan kompetisi ini memacu motivasi Viony untuk semakin bersemangat mengikuti kompetisi-kompetisi bisnis lainnya. “Tujuannya supaya kalangan milenial lainnya juga termotivasi untuk merancang bisnis yang semakin baik di kemudian hari,” pungkasnya.
(wib)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3608 seconds (11.97#12.26)