Kasus Perampokan Disertai Pemerkosaan di Bekasi, Warga Sepakat Lindungi Kehormatan Korban

loading...
Kasus Perampokan Disertai Pemerkosaan di Bekasi, Warga Sepakat Lindungi Kehormatan Korban
Rumah korban tampak masih terpasang garis polisi, Minggu (16/5/2021). MPI/Jonathan Simanjuntak
BEKASI - Pengurus RT maupun warga tempat kejadian perampokan disertai pemerkosaan di Bintara, Bakasi Barat, enggan berkomentar terkait kejadian itu. Warga ingin menjaga privasi sekaligus kehormatan korban beserta keluarga.

"Enggak bisa kasih komentar mas tentang kejadian, inikan sudah pemeriksaan polisi, takutnya salah informasi yang menyebar. Jadi kita dapat arahan, juga untuk warga, tidak berkomentar," ujar pengurus RT tersebut.



Warga sekitar mengenal keluarga korban cenderung tertutup. Warga hanya mengenal sebatas karena sedang berbelanja di warung.

Baca juga: Warga Bintara Bekasi Gempar, Perampok Beraksi di Pagi Buta dan Perkosa Anak Penghuni Rumah

"Saya enggak berani kasih komentar. Kalau kenal ya cuma sekadar kenal, tertutup kalau saya lihat, kan kebetulan tahu karena belanja di warung," tutur salah satu warga.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi kejadian pada Minggu (16/05/2021), garis polisi masih terpasang. Pengurus RT setempat menyebutkan penghuni rumah beserta korban hari ini sedang tidak ada di rumah, karena sedang dilakukan pemeriksaan.

Polisi sebelumnya telah melakukan olah TKP setelah mendapatkan laporan perampokan dan pemerkosaan. Dalam Pemeriksaan olah TKP juga disertai dengan pemeriksaan sejumlah saksi dan korban.

Adapun pada pemeriksaan tersebut ayah korban, Dedi Purwana, menuturkan, kejadian perampokan sekaligus pemerkosaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu pelaku diduga masuk ke dalam dengan cara memanjat bagian belakang rumah melalui lubang bekas eksos.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top