Pimpinan Debt Collector Mata Elang Minta Maaf dan Kapok Bertindak Sewenang-wenang

loading...
Pimpinan Debt Collector Mata Elang Minta Maaf dan Kapok Bertindak Sewenang-wenang
Video debt collector Mata Elang saat mengadang Serda Nurhadi di gerbang tol kawasan Jakarta Utara. Foto: Ist
JAKARTA - Pimpinan kelompok debt collector bernama Hendry Liautumu meminta maaf atas ulah mereka yang mengepung Serda Nurhadi saat menolong pengendara Mobilio beberapa hari lalu. Ia pun mengaku kapok.

Baca juga: Pangdam Jaya Benar-benar Marah dan Tak Terima Anggotanya Diadang Debt Collector



"Saya yang ditugaskan sebagai eksekutor untuk mengambil mobil tersebut, dan pada saat kejadian itu saya dan rekan-rekan sebesar-besarnya meminta maaf, terutama kepada TNI Angkatan Darat dan bapak Babinsa, Bapak Nurhadi. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya Pak atas apa yang kita lakukan kemarin itu salah sebenarnya," kata Henry di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).

Ia mengaku menyesal dengan adanya peristiwa itu. Ia kapok bertindak sewenang-wenang terhadap aparat baik polisi maupun TNI.

Baca juga: Polisi Tetapkan 11 Debt Collector Mata Elang yang Kepung Serda Nurhadi sebagai Tersangka

"Saya menyesal dengan apa yang saya lakukan kemarin. Sekali lagi saya minta maaf dan akan bertanggung jawab dengan apa yang kami perbuat dengan hukum yang berlaku," tandasnya.



Dalam melaksanakan tugas, ia mengatakan dibekali surat. Namun 10 anak buahnya tidak memiliki surat tugas.

"Kalau secara aturan, saya paham. Cuma mungkin kemarin karena memang sudah klien kita sendiri. sampai terjadi kayak begitu. Saya mengakui bahwa tindakan saya keluar dari jalur," tuturnya.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top