Amankan 49 Warga Kampung Ambon, Polisi Buru 1 DPO Terkait Kepemilikan Senjata

loading...
Amankan 49 Warga Kampung Ambon, Polisi Buru 1 DPO Terkait Kepemilikan Senjata
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Jakarta Barat tengah memburu satu warga Kampung Ambon yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Foto: Ilustrasi/SINDOphoto
JAKARTA - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Jakarta Barat tengah memburu satu warga Kampung Ambon yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) .Sebelumnya, sebanyak 49 orang di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu 8 Mei 202 dibekuk karena diduga terlibat kasus penyalahgunan narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar (Kombes) Ady Wibowo mengatakan, anggotanya kini sedang memburu satu orang warga Kampung Ambon terkait perkara kepemilikan senjata.



"Ada DPO kita. Sementara satu orang terkait kepemilikan senjata," kata Ady di Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (9/5/2021). Baca juga: Polisi Masih Hitung Barang Bukti Narkoba yang Disita dari Kampung Ambon

Kendati demikian, Ady urung menjelaskan detail ihwal peran 49 orang yang diamankan di Kampung Ambon itu. Sebab kini puluhan orang itu sedang diselidiki keterlibatannya terkait peredaran narkoba di Kampung Ambon. Termasuk juga soal kepemilikan senjata.

Sebelumnya, polisi juga telah mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya senjata tajam, senjata rakitan dan lima peluru tajam. Kemudian ada pesawat nirawak (drone), senapan angin, ganja dan sabu.

"Kita sedang mencocokkan siapa memiliki (barang bukti tersebut) dan lain sebagainya. Jadi kita butuh waktu untuk proses pendalaman ini," kata Ady. Baca juga: Kampung Ambon Dirazia Polisi, 45 Orang Digelandang ke Polres Jakbar

Ady menambahkan, penggerebekan Kampung Ambon dilakukan karena adanya informasi dari masyarakat bahwa banyak praktik penyalahgunaan narkoba di sana. Saat penggerebekan dengan pengerahan 550 personel itu, ditemukan sejumlah bedeng yang diduga kuat dijadikan tempat menggunakan narkoba dan transaksi narkoba.

"Sehingga sempat pada saat penggerebekan itu kita lakukan pembersihan di bedeng tersebut. Sudah (dihancurkan)," kata Ady.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top