Toleransi di Masa Pandemi, Bima Arya Ajak Sebarkan Moral Agama dan Kemanusiaan

loading...
Toleransi di Masa Pandemi, Bima Arya Ajak Sebarkan Moral Agama dan Kemanusiaan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Covid-19 sudah lebih dari satu tahun namun angkanya masih fluktuatif. Ada negara yang porak-poranda karena Covid-19, dan ada negara yang sudah bisa lepas masker.

Menurutnya, penanganan pandemi Covid-19 bukan semata masalah kebijakan, bukan juga utak-atik mengenai aspek teknis atau juga soal alokasi anggaran. Melainkan ada hal yang lebih filosofis, yakni terkait moral agama dan kemanusiaan.

Baca juga: Kasus Positif Naik, Bima Ajak DKM Waspada Lonjakan Covid-19 saat Ramadhan

"Semakin satu bangsa satu frekuensi dan kuat pemahamannya pada dua aspek itu, moral agama dan kemanusiaan, maka bangsa itu akan semakin kuat pijakannya untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang ditaati masyarakatnya," ujarnya dalam Diskusi dengan tema ‘Toleransi Masa Pandemi’ secara daring, Jumat 30 April 2021.

Sebut saja di PPIB Kota Bogor, Vihara Mahabrahmana Pulo Geulis, Cafe Toleransi dan di Balai Kota Bogor yang sekaligus acara dibuka Wali Kota Bima Arya.

Di bulan Ramadhan ini, kata dia, belum terlambat untuk melanjutkan dan menguatkan narasi moral agama dan turunannya. Seperti melarang mudik, mematuhi kebijakan umaro dan ulil amri, serta menguatkan silaturahmi.



Baca juga: 7 Tahun Jadi Wali Kota, Bima Arya Ingin Bogor Lepas dari Julukan Kota Sejuta Angkot

Ia juga mengajak semua unsur turun ke dunia maya, bukan saja silaturahmi dunia nyata. Mari sebarkan moral agama dan kemanusiaan yang mudah dipahami warga. Salah satunya melalui film pendek, sasarannya agar dapat menurunkan imbauan yang mudah dipahami anak-anak muda dan semua warga.

"Tadi siang saya menginstruksikan Diskominfo Kota Bogor dan Prokompim untuk membuat film pendek berupa imbauan untuk tidak mudik dari pemuka agama, dari orang tua, kakek nenek yang mengimbau cucunya. Pemuka agama yang terus mengingat protokol kesehatan, ini kan nilai kemanusiaan," terangnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top