Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Pelototi Hotel di Jakarta Selatan

loading...
Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Pelototi Hotel di Jakarta Selatan
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Selatan, Ujang Harmawan mengatakan, bakal memperketat pengawasan dan monitoring pada hotel dan tempat usaha di wilayah hukumnya. Bila terdapat pelanggaran, akan diberikan sanksi, mulai dari teguran, penutupan sementara, hingga penutupan permanen, sebagaimana pada hotel ResDoorz Plus Near TIS Square Tebet.

"Sesuai dengan Pasal 55 Pergub Nomor 18 Tahun 2018, kalau melanggar-terjadi prostitusi di tempat usaha (atau tindak pidana lainnya), maka (bisa) ditutup permanen," ujarnya kepada wartawan, Jumat (30/4/2021). Baca juga: Buntut Kasus Prostitusi Online, RedDoorz Tebet Ditutup Permanen Satpol PP

Penutupan permanen, kata dia, bisa juga dilakukan pada hotel dan tempat usaha yang tak memiliki perizinan, sebagimana Hotel RedDoorz Plus Near TIS Square Tebet tersebut. Hotel itu diketahui tidak memiliki satu pun izin dari Pemprov DKI Jakarta, di antaranya izin usaha hotel, Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), dan lainnya.

Pihak pemilik Hotel RedDoorz Plus Near TIS Square Tebet hanya memiliki izin Online Single Submission (OSS) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pihaknya telah bersurat ke BKPM untuk mencabut izin OSS tersebut.



"Izin kan sekarang cuma OSS dari pemerintah pusat, bukan dari PTSP, untuk Pemprov DKI dia enggak punya izin, dia sudah menyalahi ketentuan," tuturnya. Baca juga:Tingkatkan Kepercayaan, RedDoorz Perkenalkan HygienePass

Tidak hanya izin, tambahnya, Hotel RedDoorz Plus Near TIS Square Tebet juga diketahui berdiri tak sesuai zonasi. Sebabnya, zonasi Hotel RedDoorz Plus Near TIS Square Tebet berada di zonasi peruntukan permukiman.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top