Babi Ngepet, dari Iri Berujung Bui. Selengkapnya di iNews Sore Kamis Pukul 16.30 WIB

loading...
Babi Ngepet, dari Iri Berujung Bui. Selengkapnya di iNews Sore Kamis Pukul 16.30 WIB
iNews Sore bersama host Davie Pratama pukul 16.30 WIB secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Foto/MNC Media
JAKARTA - Kepolisian akhirnya membongkar kuburan yang sempat dipercaya sebagai makam babi ngepet di Depok, Jawa Barat. Pembongkaran dilakukan guna mencegah kerumunan warga yang ingin melihat langsung kuburan tersebut.

Tidak hanya membongkar kuburan, Polres Depok juga menetapkan seorang pemuka agama, Adam Ibrahim (44), sebagai tersangka penyebar berita bohong. Tersangka sengaja menyebar hoaks babi ngepet dengan tujuan dikenal dan dihormati warga.



Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya informasi hoaks atau pun takhayul. "Mari kita jadi bangsa warga negara yang cerdas. Jadi ini saya nyatakan yang tiga hari kemarin (dugaan babi jadi-jadian) itu bohong," ujarnya.Baca juga: Terkuak, Babi Ngepet di Depok Itu Dibeli dari Komunitas Pecinta Binatang

iNews sore juga menghadirkan informasi pemerintah yang akhirnya resmi menetapkan kelompok kriminal Bersenjata sebagai teroris. Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan KKB maupun organisasi di Papua yang melakukan kekerasan masif adalah teroris. Lebih lanjut pemerintah menugaskan TNI-Polri segera menuntaskan setiap aksi terorisme di Papua yang meresahkan.

Perkembangan duka KRI Nanggala 402 juga akan hadir di iNews Sore. Menemui keluarga awak KRI Nanggala 402, Presiden Joko Widodo berjanji akan membangunkan rumah sebagai bentuk belasungkawa dari Negara. Presiden menyerahkan mekanisme pembangunan rumah bagi keluarga prajurit kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut. Tidak hanya rumah, Presiden juga menjamin pendidikan bagi putra-putri prajurit KRI Nanggala 402.

Saksikan selengkapnya di iNews Sore bersama host Davie Pratama pukul 16.30 WIB secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews.
(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top