Begini Detik-detik Kawanan Perampok Tembaki Dua Warga di Ciputat

loading...
Begini Detik-detik Kawanan Perampok Tembaki Dua Warga di Ciputat
Dua warga yang terkena tembakan setelah berusaha mengadang kawanan perampok di Jalan Sukabakti 1, Ciputat, Tangerang Selatan. Foto: MPI/Hambali
TANGERANG SELATAN - Dua warga bernama Roy Fauzi (30) dan Atam (53), menjadi korban penembakan peluru air soft gun saat berusaha mengadang 4 pria pelaku perampokan di Jalan Suka Bakti 1, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (8/4/2021) siang.

Roy yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) menderita luka di bagian pangkal lengan kanan atas. Sementara Atam, mengalami luka di bagian betis kaki kanan. Keduanya dikawal pihak kepolisian menjalani visum di rumah sakit.

Roy menceritakan bagaimana detik-detik pelaku mencabut pistol air soft gun lalu menembak ke arah mereka. Kata dia, pelaku panik setelah aksinya dipergoki. Pelaku spontan mencabut pistol.

Baca juga: Aksi Heroik Warga Gagalkan Perampok Bersenpi yang Beraksi di Siang Bolong

"Pelakunya kan ada empat, yang satu ketangkep sama paman saya, Pak RT Mahligai. Terus saya bantu pegangin pelaku yang ketangkap, karena dia bawa pistol juga. Nah, pelaku yang 3 orang langsung nembak ke arah kita," tuturnya di lokasi.



Saat awal kejadian sekitar pukul 11.30 WIB, hanya ada Ketua RT04 Mahligai Kencana (49), dan Roy, yang memergoki pelaku di lokasi. Para pelaku yang hendak kabur, lantas ditendang Roy hingga kendaraannya terjatuh.

"Waktu ditanyain, dia panik terus mau kabur naik motor. Langsung aja saya tendang sampai jatuh motornya. Udah gitu, satu orang dipiting sama Pak RT, yang 3 pelaku lainnya langsung buang tembakan ke arah kita," ungkapnya.

Baca juga: Tembak Petugas Jaga, Perampok Gasak Rp300 Juta di Bank Wilayah Tangerang

Dari penampakan luar, luka bekas peluru air soft gun itu terlihat bulat memerah. Kaus yang dikenakan Roy sendiri tak tembus. Saat ditembaki berulang kali oleh para pelaku, menurut Roy, dirinya hanya bisa berlindung di balik tubuh seorang pelaku yang berhasil diamankan.

"Saya sama Pak RT cuma berlindung di balik tubuh pelaku yang ketangkep. Dia kan posisinya dipiting sama Pak RT. Nah warga mulai ramai, akhirnya saudara saya, bang Atam, ikut kena juga di kaki," ucapnya.



Pihak kepolisian dari Polsek Ciputat Timur sudah mendatangi lokasi selang beberapa jam setelah kejadian. Kanitreskrim Polsek Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu turut menyisir lokasi kejadian.

Belum diketahui hasil penyelidikan itu. Nampak seorang pelaku yang berhasil diamankan warga turut dibawa petugas di dalam mobil. Polisi sendiri belum mau membeberkan identitas pelaku dan kawanannya.

"Belum, nanti aja ya, karena masih penyelidikan," tutup AKP Hitler.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top