Viral, Motor Ojol di Koja Raib Digasak Dua Pencuri

loading...
Viral, Motor Ojol di Koja Raib Digasak Dua Pencuri
Satu unit motor ojek online raib digasak dua kawanan pemotor di Jalan Cipinang Lontar IV, RT 012/RW 04, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Foto/Ist/Rekaman CCTV
JAKARTA - Satu unit motor ojek online raib digasak dua kawanan pemotor di Jalan Cipinang Lontar IV, RT 012/RW 04, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara . Aksi pencurian tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dari rekaman CCTV terlihat dua pelaku yang menumpangi sepeda motor warna hitam berhenti di depan motor yang terparkir rumah korban. Tidak butuh waktu lama, salah satu pelaku yang mengenakan topi langsung mengambil motor tersebut. (Baca juga; Terekam CCTV, Ini Detik-Detik Pelaku Ledakkan Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar )



Istri korban pencurian, Nur Koidah (38) mengatakan, peristiwa pencurian motor milik suaminya Irfan (39) terjadi pada Senin 29 Maret 2021. “Cepet banget kejadiannya, jam setengah tiga (sore) saya lihat, jam 5 udah enggak ada motor,” tuturnya, Rabu (31/3/2021).

Koidah mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, motor milik suaminya diambil oleh dua pelaku yang mengendarai motor Honda Beat pada saat kondisi di sekitar sedang sepi. (Baca juga; Ngeri Pencuri Berkolor Muncul dari Lantai Terekam CCTV saat Beraksi di Gudang Ikan )

Dia mengatakan, peristiwa pencurian motor di wilayahnya bukan kali pertama terjadi. Sebab, sudah beberapa kali ada warga kehilangan motor setelah dibawa kabur maling. “Motornya sama, pelakunya sama. Lihatnya dari CCTV,” tuturnya.

Ketua RT 012 RW 04, Tugu Utara, Ilyas mengaku, korban sudah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Koja. “Alhamdulilah Polsek Koja sudah menindaklanjuti kejadian kemarin. Sudah mendatangi pemilik pelat nomor motor di CCTV,” ucapnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Wahyudi mengatakan saat ini pihaknya telah mendalami sekaligus melakukan pengejaran pelaku. "Kami sedang selidiki dan dari rekaman CCTV. Kami sudah datangi pelaku sesuai nomor polisi yang digunakan. Namun saat kami datangi di wilayah Jakarta Selatan, itu bukan nomor si pelaku," tuturnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top