Hore, 2.800 Guru Ngaji di Kota Bogor Diguyur Rp5,04 Miliar

loading...
Hore, 2.800 Guru Ngaji di Kota Bogor Diguyur Rp5,04 Miliar
Sebanyak 2.800 guru ngaji di Kota Bogor akan menerima insentif sebesar Rp5,04 miliar yang diambil dari APBD. Foto: Dok SINDOnews
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengapresiasi 2.800 guru ngaji dengan memberikan insentif sebesar Rp5,04 miliar yang diambil dari APBD.

"Siang tadi, saya bersilaturahmi ke sejumlah guru ngaji inspiratif. Ada Pak Hamid Syafei yang berprofesi sebagai office boy di Cilendek Barat, Pak Ishak yang berprofesi sebagai driver ojek online, serta Ibu Siti Aminah di Gunung Batu," ujar Bima melalui akun Instagramnya, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Ocehan Habib Rizieq di Sidang ‘Membakar’ Bima Arya

Menurut dia, guru ngaji layak diapresiasi karena menginspirasi dalam mengabdikan ilmunya tanpa pamrih. "Mereka terus menanamkan ilmu adab kepada para muridnya agar memiliki akhlak yang baik ketika berada di lingkungan masyarakat," katanya.

Maka itu, Pemkot Bogor rela memberikan insentif setiap tahunnya untuk para guru ngaji sebesar Rp5,04 miliar. "Tahun ini @pemkotbogor mengucurkan insentif Rp 5,04 miliar untuk 2.800 guru ngaji di Kota Bogor. Program ini sudah kami mulai sejak 2016 sebagai bentuk apresiasi, perhatian dan terima kasih kepada guru ngaji," ujar Bima.
Baca juga: Vaksinasi Massal di Mal, Bima Arya Berharap Dongkrak Perekonomi Kota Bogor

Dengan keberadaan guru ngaji yang telah berikhtiar membangun akhlak dan karakter anak-anak. "Selain insentif, mulai tahun ini juga para pengajar Al-Quran sudah dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya.

(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top