Larang Knalpot Bising, Polresta Bogor Sidak Bengkel dan Rumah Modifikasi Motor

loading...
Larang Knalpot Bising, Polresta Bogor Sidak Bengkel dan Rumah Modifikasi Motor
Polresta Bogor Kota akan menindak sepeda motor yang menggunakan knalpot bising. Foto: SINDOnews/Yulianto
BOGOR - Polresta Bogor Kota akan menindak sepeda motor yang menggunakan knalpot bising, terutama yang melintas di seputaran Istana Bogor . Knalpot bising dianggap mengganggu kenyamanan warga.

"Kami akan melakukan penindakan bagi pengendara roda dua yang menganggu kenyamanan warga Kota Bogor dengan knalpot tidak standar dan lainnya itu pada level hilir," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Catat ya Guys, Punya Motor Knalpot Bising Jangan Coba-coba Masuk Sudirman-Thamrin

Tak hanya itu, polisi juga akan melakukan sidak ke bengkel-bengkel motor yang kerap memasang knalpot bising atau tidak standar di wilayahnya. "Pada level hulu mulai hari ini kami akan datangi bengkel-bengkel motor yang biasa memasang knalpot tidak sesuai dengan standar," tegas Susatyo.

Dalam sidak nantinya petugas akan memberikan imbauan kepada pemilik bengkel maupun pengendara motor yang hendak memasang knalpot bising.



Baca juga: Cegah Geng Motor dan Konvoi Mobil Masuk Ring 1 Istana, Polda Lakukan Penyekatan Kendaraan

"Tentu kita akan berikan imbauan apabila nanti ada yang ditemukan. Kita berikan imbauan di situ tentu kita akan perhitungkan tindakan secara hukum bagi mereka yang masih memandel," tandasnya.



Polisi juga akan melakukan sidak terhadap rumah-rumah yang kerap dijadikan sebagai tempat modifikasi motor tidak standar atau balap. Hal ini untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan, termasuk mengurangi kecelakaan di Kota Bogor.

Lihat Foto-Foto: Puluhan Motor Knalpot Bising Terjaring Razia di Kawasan Istana Negara



"Tidak hanya di bengkel, mungkin yang di rumah-rumah yang sengaja ngoprek motor sehingga membahayakan. Sudah cukup kecelakaan dan lain-lain, ini untuk menjaga warga Kota Bogor agar tidak menjadi korban di jalan raya," tutup Susatyo.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top