Percantik Pedestrian, Pemprov DKI Bakal Tata Trotoar di 10 Jalan Ini

loading...
Percantik Pedestrian, Pemprov DKI Bakal Tata Trotoar di 10 Jalan Ini
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjalan kaki menyusuri pedestrian di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (15/11/2018). Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
JAKARTA -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menata trotoar di 10 ruas jalan sepanjang 2021. Hal itu untuk mendukung kegiatan strategis daerah dalam peningkatan kualitas fasilitas pedestrian .

Melalui akun instagram resminya @dkijakarta, Pemprov DKI Jakarta memaparkan sejumlah penataan trotoar yang akan dilakukan tahun ini. Selain di kawasan Kebayoran Baru, penataan trotoar juga dilakukan di wilayah lainnya. Baca juga: DKI Akan Tata Trotoar di Kawasan Kebayoran Baru dengan Konsep Complete Street

Untuk Jakarta Barat, penataan trotoar dilakukan di kawasan Duri Kosambi dan kawasan Puri; untuk di Jakarta Selatan ada di Jalan Tebet; Jakarta Pusat ada di Jalan Kesehatan dan Raden Saleh; Jakarta Timur ada di Jalan Layur; sedangkan di Jakarta Utara ada di kawasan Jakarta Internasional Stadium (JIS).

"Catruwukan 1 ada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di antaranya yaitu Jalan Senopati, Jalan Woktermonginsidi dan Jakan Gunadarma," lanjut tulisan infografik penataan trotoar 2021 yang dikutip melalui akun@dkijakarta, Senin (1/3/2021).

Penataan trotoar dilakukan dengan konsep penataan Complete Street, yaitu penataan ulang ruang jalan sesuai dengan fungsinya untuk mengakomodir seluruh kebutuhan pengguna jalan sesuai porsi yang tepat dengan memprioritaskan pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna transportasi umum. Baca juga: Truk Trailer Hantam Trotoar di Depan Kantor Baharkam Polri



Rencana Penataan Trotoar di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yaitu di Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo dan Jalan Gunawarman yang akan dilakukan mulai Mei 2021 sampai Desember 2021 sepanjang +/- 4,6 Km.

Kawasan Kebayoran Baru sebagai destinasi tempat tinggal, bisnis, pusat perbelanjaan, dan wisata dengan potensi pengembangan wisata kulinernya. Hal ini perlu didukung oleh fasilitas publik lainnya dengan tidak menghilangkan identitasnya sebagai Kawasan Cagar Budaya dan menjadikannya Kawasan Oriented Development (TOD) dengan kemudahan aksesibilitas pejalan kaki serta kemudahan menuju berbagai akses moda transportasi (MRT, BRT, Bus Non BRT) di kawasan tersebut.

Tujuan Penataan Trotoar di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yaitu : - Mendukung Kawasan TOD Kebayoran Baru. - Mendukung Mobilitas 15-minute City untuk ragam Kelas Sosial Ekonomi. - Mendorong Shifting Perpindahan Pengguna Moda Transportasi Pribadi di dalam Kawasan dengan Transportasi Publik dan atau Sepeda. - Mendorong (Micro-Mobility) Mobilitas Jarak Pendek dengan Moda Transportasi Tidak Bermotor. - Menata Saluran Utilitas Kabel Udara menjadi Bawah Tanah.

(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top