Perkenalkan Treatment Isoman, Cara Polisi Tekan Klaster Keluarga di Jakbar

loading...
Perkenalkan Treatment Isoman, Cara Polisi Tekan Klaster Keluarga di Jakbar
Anggota Binmas Polres Metro Jakarta Barat melakukan cek Covid-19 terhadap sejumlah warga yang melakukan isoman, Sabtu (27/2/2021). Foto: Yan Yusuf/SINDOnews
JAKARTA - Melalui program treatment isoman ( isolasi mandiri ), Polres Metro Jakarta Barat mencoba kurangi warga yang terpapar Covid-19 di wilayahnya.16 orang yang tinggal dalam 5 rumah yang sebelumnya positif Covid-19 kini telah dinyatakan negatif. Polisi, memberikan tes swab antigen sembari membantu suplai sembako, multivitamin, dan minuman herbal.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo memaparkan program itu muncul seiring meningginya klaster keluarga yang menjadi penyebaran Covid-19 di Jakarta. Tanpa dipantau, potensi penyebaran kian tinggi. Karena itu selain harus menjaga isolasi mandiri, Polres Metro Jakarta Barat melalui Satuan Binmas membantu menjaga mereka yang jalani isoman.

“Kami pantau isolasi mandirinya sambil memberikan sembako, minuman herbalc dan vitamin agar menjadiImmune Booster,” katanya di Jakarta, Sabtu (27/2/2021). Baca juga: Klaster Keluarga Tinggi, Mahasiswi Bantu Penyuluhan Prokes di Permukiman

Sepekan kemudian, lanjut Kapolres, pihaknya didampingi tenaga kesehatan melakukan cek medis. 16 orang dalam lima rumah yang dipantau dinyatakan negatif Covid-19 melalui swab antigen.

“Kami anggap ini sukses. Sebab mereka kami pantau maksimal dan memperhatikan asupan makanan dan vitaminnya,” tambahnya.



Kini menjalankan itu, pihaknya bersama TNI dari Kodim 0503 dan Pemkot Jakarta Barat terus menyisir sejumlah penyintas Covid -19. Pencarian data penderita dilakukan setiap pelosok wilayah di 56 kelurahan di Jakarta Barat.

“Kami mendatangi secara by name-by adress sekaligus memberikan bantuan,” katanya sembari mengatakan mereka yang positif masih dipantau. Baca juga: Tekan Klaster Keluarga, Satpol PP Jaktim Gencar Razia Masker di Permukiman

Dengan pola semacam ini, Kapolres mengungkapkan penyebaran Covid-19 pada cluster keluarga dapat ditekan. Sebab kehadiran tiga pilar tak hanya mengawasi mereka yang melakukan isoman, namun juga memperbarui data, lantaran kebanyakan mereka yang isoman seringkali tak memperbaruinya.

“Program ini merupakan perkembangan dari Kampung Tangguh Jaya yang digagas Kapolda,” tambahnya.

Selain itu, kehadiran petugas membuat mereka menjadi patuh akan prokes. Sebab, warga kian berhati hati dan patuh terhadap anjuran pemerintah.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top